Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Nasional
Strategi Susi Jadikan Natuna Poros Maritim
Minggu, 21 Agustus 2016 - 21:32:11 WIB

KEPRI, Suluhriau- Demi menjadikan Perairan Natuna sebagai poros Maritim Dunia, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mempercepat pembangunan 15 pulau-pulau terluar dan kawasan perbatasan.

Sepuluh lokasi diantaranya terus digenjot pembangunannya agar bisa selesai tahun ini, termasuk di Kabupaten Natuna, yang dipusatkan di Selat Lampa.

"Tidak bisa hanya bilang ini tanah kita, teritorial kita, lalu kita biarkan siapa saja masuk menjarah kita. Tentu tidak seperti itu. Memastikan sumber perikanan kita ini terjaga, kedaulatan perikanan kita ini terjaga", kata Menteri Susi Pudjiastuti, Minggu (21/8/2106).

Di Natuna, lanjut Susi, bukan hanya potensi perikanan, tapi juga titik potensial Indonesia untuk menjadi poros maritim dunia. Menurutnya, keberadaan negara untuk dihormati negara lain, tentunya harus diwujudkan melalui pembangunan.

"Dulu nelayan dari Thailand dari mana-mana dibolehin masuk, ini dari Jawa baru mau masuk sudah diprotes", ungkapnya.


Dengan kekuatan anggaran yang ada, KKP ingin membangun perikanan tangkap ini maju. Ia pun menjelaskan, pembangunan yang akan dilakukan di Natuna adalah integrated cold storage, pasar ikan dan lain sebagainya, untuk fasilitas semua perikanan tangkap yang terintegrasi.

"Perindo kita bawa untuk menyiapkan pasar dari tangkapan nelayan. Tapi saya minta para nelayan juga harus mulai merubah tata cara penangkapan ikan yang tidak benar. Jaga, kalau bisa Pak Bupati bikin Perda sendiri. Daerah di bawah 4 mil tidak boleh ada penangkapan", ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Susi juga melakukan penyerahan bantuan secara simbolis. Bantuan-bantuan tersebut berupa alat tangkap Gill Net Monofilament sebanyak 54 paket kepada Koperasi Nelayan, bantuan Mini Winch sebanyak 32 unit, dan penyerahan kartu nelayan kepada 95 orang. Adapun sektor budidaya juga diberikan bantuan bangsal pengeringan rumput laut sebanyak 2 unit, bantuan budidaya rumput laut sebanyak 62 paket, bantuan kebun bibit rumput laut sebanyak 20 unit.

Sementara itu, bantuan sarana rantai dingin dan pengolahan juga diserahkan kepada kelompok pengolah dan pemasar melalui koperasi nelayan berupa ice flake machine 1,5 ton plus genset 25 kva sebanyak 1 unit, bantuan handphone dan pulsa kepada kelompok masyarakat pengawas, serta bantuan kapal penangkap ikan 'Mina Maritim' sebanyak 1 unit dengan bobot 51 GT dan 1 unit dengan bobot 26 GT.

Bantuan-bantuan tersebut sebagai komitmen pemerintah untuk mendorong pertumbuhan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) di pulau terluar. Diharapkan, pertumbuhan sektor kelautan dan perikanan dapat memberikan sumbangsih nyata bagi ekonomi nasional. (inl)




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat