Diskes Riau Sebut Sulit Mengontrol Vaksin Palsu
Selasa, 19 Juli 2016 - 08:40:01 WIB
PEKANBARU, Suluhriau- Dinas Kesehatan Riau kesulitan mengontrol peredaran dugaan vaksin palsu yang beredar.
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Riau Andra Syafril. Alasannya, Diskes hanya berwewenang mengawasi obat-obatan di fasilitas pelayanan milik pemerintah. Namun demikian, ia mengklaim sejauh belum ditemukan adanya vaksin palsu.
Bahkan ia menjamin keaslian vaksin yang diberikan petugas kepada balita lewat pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) dan pos pelayanan terpadu (Posyandu) di Riau dan terus mensosialisasikan agar balita mendapatkan vaksin yang benar.
"Selama ini kita mengawasi pemberian vaksin bagi balita di setiap puskesmas dan posyandu," katanya.
Sejauh ini peredaran vaksin di Riau sangat terkontrol dan sesuai dengan rekomendasi dari kementerian kesehatan. Namun untuk mengetahui lebih jauh tentang peredaran vaksin palsu di Riau di luar yang disuntikkan melalui puskesmas dan posyandu.
Pihaknya terus melakukan pengawasan bersama pihak terkait, khususnya dengan balai pengawas obat dan makanan.
Meski simpang siur informasi peredaran vaksin palsu di Indonesia, Andra meminta seluruh masyarakat untuk tidak cemas, apalagi kementerian kesehatan sudah menginstruksikan seluruh klinik kesehatan, balai pengobatan dan puskesmas serta pos yandu untuk membeli vaksin ke distributor resmi.
Ia tidak menampik sebagian orangtua mulai resah menyusul diketahuinya daftar 14 rumah sakit yang terbukti menggunakan vaksin palsu berdasarkan temuan bareskrim mabes Polri. Namun dipastikannya tidak ada efek samping dari penggunaan vaksin palsu namun tidak memiliki daya tahan tubuh sebagai fungsi diberikannya vaksin. (ran)
Komentar Anda :