Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Metropolis
Siapkan Dana Rp220 T, Pemerintah Pusat Ingin Daerah Jadi Smart City Seperti Moskow
Minggu, 17 Juli 2016 - 21:56:17 WIB

JAKARTA, Suluhriau- Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mendorong pemerintah daerah untuk segera mengimplementasikan smart city atau kota pintar.

Sebab, pemerintah pusat telah mengalokasikan dana melimpah untuk pembangunan kota pintar di sejumlah wilayah Indonesia.

Rudiantara mengatakan, apabila setiap kota telah mempercantik diri dengan mengusung konsep kota pintar, maka itu akan berdampak pada pelayanan kepada masyarakat yang semakin baik dari sebelumnya.

"Dana yang diberikan dari pusat untuk daerah sebesar Rp220 triliiun jangan dianggurkan. Tapi gunakan dana tersebut untuk membuat daerah menjadi smart city. Jangan didiamkan di bank," ujarnya dikutip dari situs Kementerian Kominfo, Kamis, 12 Mei 2016.

Rudiantara berharap pemerintah daerah di Tanah Air meniru  Moskow, Ibu kota Rusia dalam memanfaatkan teknologi. Sebelumnya Moskow melarang Uber yang merupakan perusahaan transportasi berbasis aplikasi untuk beroperasi di kota mereka.

"(Namun), Walikota Moskow mempunyai konsep visi yang bagus dengan meminta data semua kendaraan Uber untuk dikelola Kota Moskow untuk perencanaan transportasi kota. Dan itu berhasil," paparnya.

Seperti diketahui, penerapan smart city atau kota pintar belum terlalu populer dilakukan di Indonesia. Namun, sejumlah kepala daerah sudah melirik penggunaan konsep smart city tersebut di kota masing-masing, seperti di Jakarta, Bandung, hingga Surabaya.

Sementara itu, berdasarkan hasil riset pasar asal Amerika Serikat, yaitu International Data Corporation (IDC) menyebutkan kalau minat masyarakat terhadap kota berbasis teknologi semakin tinggi pada tahun 2016 ini. IDC mengatakan keuntungan yang terasa dalam mengimplementasikan kota pintar ialah meningkatnya produktivitas di dalam negeri, kualitas hidup, sampai kualitas ekonomi sosial.

IDC mengemukakan, jika pemerintah kota terus mendorong pengembangan peta jalan smart city 2025, maka otomatis efisiensi dan produktivitas pemerintah pun meningkat. Country Manager IDC Indonesia, Sudev Bangah mengatakan, kini kebanyakan proyek smart city telah dimulai oleh otoritas pemerintah lokal maupun regional.

"Namun, banyak dari proyek-proyek ini didanai silo (manajemen mandiri/tertutup), yang pada akhirmya sering sekali menghadapi masalah ketahanan operasi jangka panjang," ujar Sudev pertengah bulan April lalu.

Sementara itu, Bagi Pemko Pekanbaru program ini sangat disambut baik. Dimana, melalui kepempinan Walikota-Wakil Walikota Firdaus, MT-Ayat Ssi sudah mengarahkan program pembangunan ini kepada Smart City.

Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi mengatakan, menyambut baik hal ini. Ini bukan program dadakan bagi Pemko melainkan sudah diarahkan. "Semoga bisa direalisasikan semaksimal mungkin," pungkasnya, Minggu. (vvc, yas)




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat