Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Sejak Awal 2016, ISIS Kehilangan 12 Persen Wilayah di Irak dan Suriah
Senin, 11 Juli 2016 - 17:25:22 WIB
Foto Int

DAMSKUS, Suluhriau- Wilayah yang dikuasai militan radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Suriah dan Irak dilaporkan semakin berkurang.

Hasil analisis menyebut ISIS kehilangan 12 persen wilayahnya hingga pertengahan tahun 2016 ini.

Analisis kelompok peneliti IHS yang dirilis Minggu (10/7), seperti dilansir AFP, Senin (11/7/2016), menyebutkan ISIS yang mendeklarasikan kekhalifahannya di sejumlah wilayah Suriah dan Irak sejak tahun 2014 lalu, mulai kehilangan wilayah setelah mengalami kekalahan akibat serangan udara koalisi pimpinan Amerika Serikat, tahun lalu.

"Tahun 2015, kekhalifahan ISIS menyusut sebesar 12.800 kilometer persegi, menjadi 78 ribu kilometer persegi, atau kehilangan 14 persen (wilayahnya)," sebut IHS dalam laporan hasil analisisnya.

"Dalam enam bulan pertama tahun 2016, wilayah mereka menyusut lagi sebesar 12 persen. Hingga 4 Juli 2016, ISIS menguasai setidaknya 68.300 kilometer persegi wilayah di Irak dan Suriah," imbuh IHS.

Di Suriah, ISIS tengah berada di bawah tekanan rezim pemerintahan Presiden Bashar al-Assad yang didukung militer Rusia dan juga aliansi Arab-Kurdi yang didukung koalisi pimpinan AS serta pasukan pemberontak Suriah. Sedangkan di Irak, pasukan militer yang didukung koalisi AS dan kelompok milisi pro-pemerintah berhasil mengalahkan sejumlah posisi ISIS.

Posisi ISIS di kota Manbij, Suriah, saat ini tengah terkepung. Posisi itu berada di jalur strategis yang menjadi rute suplai logistik antara Suriah dengan Turki.

Pada Maret lalu, ISIS berhasil dipukul mundur dari kota kuno Palmyra, Suriah dan pada Juni, ISIS diusir dari kota Fallujah, Irak. Tahun 2015 lalu, ISIS kehilangan wilayah penting Tal Abyad, yang terletak di antara perbatasan Suriah dengan Turki dan juga kehilangan kota Ramadi, Irak. Pada Mei lalu, Pentagon menyebut ISIS telah kehilangan 45 persen wilayahnya di Irak dan kehilangan 16-20 persen wilayah di Suriah.

Peneliti senior IHS, Columb Strack, menyebut menyusutnya wilayah ISIS ini kemungkinan besar berarti ISIS akan meningkatkan serangan yang memicu banyak korban jiwa. "Seiring menyusutnya wilayah kekhalifahan ISIS dan semakin jelas bahwa proyek pemerintahannya mereka gagal, kelompok ini tengah mengatur kembali prioritas mereka," sebutnya.

"Sayangnya, kami memperkirakan adanya peningkatan serangan yang memicu banyak korban jiwa dan sabotase infrastruktur ekonomi, di wilayah Irak dan Suriah, maupun wilayah lain, termasuk Eropa," imbuh Strack.

Tidak hanya wilayah yang menyusut, IHS juga menyebut pendapatan ISIS terus mengalami penurunan. Dari sekitar US$ 80 juta pada pertengahan tahun 2015, turun menjadi menjadi hanya US$ 56 juta pada Maret 2016.

sumber: detik.com|editor: Jandri






 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat