Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Terima Hadiah Mewah dari Pengusaha, 3 Pejabat Kepolisian New York Ditangkap
Selasa, 21 Juni 2016 - 17:02:39 WIB
Preet Bharara- kiri- jaksa yang menangani kasus ini (AFP Photo/Drew Angerer/detik.com)

NEW YORK, Suluhriau- Tiga pejabat kepolisian New York, Amerika Serikat (AS) ditangkap terkait kasus penyuapan. Ketiganya dituduh menerima makanan, perjalanan dan hadiah mewah lainnya dari pengusaha kaya setempat.

Seperti dilansir AFP, Selasa (21/6/2016), dua pejabat senior kepolisian New York bernama Michael Harrington (50) dan James Grant (43) didakwa menerima suap dari pengusaha asal Brooklyn bernama Jeremy Reichberg. Keduanya memberikan pelayanan khusus untuk Reichberg dan rekan-rekannya, seperti pengawalan kepolisian, menyelidiki kasus-kasus pribadi dan memberikan akses VIP saat parade serta berbagai acara di New York.

"Tindakan itu melanggar prinsip dasar yang harus dijalankan pelayan publik, untuk melayani publik, bukan memperkaya diri sendiri dan mengambil keuntungan dari tugas mereka," ujar jaksa wilayah Manhattan, Preet Bharara, dalam pernyataannya.

Reichberg yang juga donatur utama untuk Wali Kota Bill de Blasio, ikut ditangkap dan dijerat dakwaan menerima pelayanan khusus itu serta memberi imbalan. Rekan Reichberg yang diidentifikasi sebagai CW-1, yang juga terlibat, telah mengaku bersalah dan bersedia bekerja sama dengan kepolisian.

Grant juga memberikan kepada Reichberg dan CW-1, sejumlah kartu yang memudahkan mereka lolos dari tilang. Tidak hanya itu, Grant juga membantu Reichberg untuk mendapat surat izin kepemilikan senjata api. Praktik ini berlangsung antara tahun 2012-2015.

Berbagai imbalan yang diterima Grant antara lain, perjalanan ke Super Bowl di Las Vegas dengan jet pribadi seharga US$ 57 ribu, menginap di hotel mewah Roma, kontrak kerja senilai US$ 12 ribu dan perhiasan mewah. Imbalan yang diterima Harrington antara lain menerima pekerjaan keamanan privat senilai puluhan ribu dolar AS, beberapa kamar hotel mewah di Chicago senilai US$ 6 ribu dan makan malam mewah senilai ribuan dolar AS.

Pejabat kepolisian New York ketiga yang ditangkap ialah Sersan David Villaneuva yang menjabat pengawas divisi kepemilikan senjata api. Villaneuva dituding menerima uang tunai dan hadiah berupa minuman beralkohol dan tur anggur mewah dari pengusaha Alex Lichtenstein.

Lichtenstein memanfaatkan kedekatan dengan Villaneuva dan memasang biaya ribuan dolar untuk klien-kliennya yang ingin mendapat izin kepemilikan senjata api. Bersama bawahannya Richard Ochetal, Villaneuva mengabaikan latar belakang pihak yang mengajukan izin, meskipun pihak itu pernah ditangkap atau terlibat kekerasan domestik.

Kasus ini terungkap setelah dilakukan penyelidikan selama 3 tahun. Jika divonis bersalah, Grant, Harrington dan Reichberg terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara. Sedangkan Villaneuva dan Ochetal terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara, serta Lichtenstein terancam 25 tahun penjara.

sumber: detik.com




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat