Sabtu, 03 Oktober 2026 Bupati Ahmad Yuzar Tinjau Rumah Batik, Dorong Perlindungan Motif Khas Kampar | Bejat, Mantan Kepsek di Tambang Cabuli Lebih 20 Murid SD | Kapolres Kampar Pimpin Sertijab Kapolsek Kampar Kiri, Kompol Nurman Gantikan Kompol Rusyandi | Kemenkum Riau Sosialisasikan dan Dampingi Pendaftaran Hak Cipta Pelaku Kreatif di Kampar | PWI Go Digital, 40 Website Daerah Terhubung ke http://PWI.or.id | Lepas Kontingen PORSADIN Tingkat Provinsi, Kakan Kemenag Pelalawan Ingatkan Pentingnya Mental Juara
 
 
☰ Gaya Hidup
Sulit Tidur di Tempat Baru? Ini Alasannya
Jumat, 03 Juni 2016 - 10:46:59 WIB
Ilustrasi (int)

SULUHRIAU- Sulit tidur merupakan salah satu masalah yang sebagian besar orang alami ketika menginap di tempat baru. Mungkin Anda pernah menanyakan tentang bagaimana tidur mereka, sebagian besar menjawab nyenyak, tetapi hal tersebut bisa saja bohong.

Kesulitan tidur di lingkungan yang sangat umum terjadi bahkan tak disangkal oleh para ahli saraf dengan menamakannya “first-night effect” (FNE). Sebuah penelitian menunjukkan bahwa FNE pada dasarnya sama seperti tidur dengan satu mata terbuka, di mana hanya setengah otak saja yang beristirahat.


Seperti dilansir dari Qz.com pada Senin (30/5/2016), menurut studi dari Current Biology, para peneliti bereksperimen dengan meminta relawan untuk tidur di sebuah lingkungan yang baru dan mengukur aktivitas gelombang otak mereka. Dalam percobaan tersebut, para peneliti menemukan bahwa subyek yang tidur hanya di otak sebelah kanan, sedangkan bagian kiri masih tetap beraktivitas.

Para peneliti mendapati bahwa otak bagian kiri cenderung lebih waspada ketika berada di lingkungan baru. Sedangkan pada malam kedua, kedua bagian otak tersebut seimbang sehingga tidur Anda lebih nyenyak.

Ternyata hal ini tak hanya terjadi pada manusia, tetapi juga hewan lain, seperti burung, lumba-lumba, dan singa laut yang tetap waspada walaupun sedang tidur. Selain eksperimen tersebut, para peneliti juga melakukan percobaan lainnya kepada relawan dengan meminta mereka menekan jari ketika mendengar suara saat sedang tidur di lingkungan baru.

Saat melakukan percobaan tersebut, para relawan terlihat sedang tidur, tetapi ketika peneliti memperdengarkan suara-suara sebanyak dua kali, mereka ternyata masih terjaga. Menurut salah seorang peneliti, Yuka Sasaki mengatakan bahwa manusia memiliki mekanisme perlindungan seperti pada hewan saat berada di lingkungan baru, tetapi belum ada penjelasan mengapa FNE membuat otak sebelah kiri lebih berguna dari sebelah kanan.

Sumber: liputan6.com




 
Berita Lainnya :
  • Bupati Ahmad Yuzar Tinjau Rumah Batik, Dorong Perlindungan Motif Khas Kampar
  • Bejat, Mantan Kepsek di Tambang Cabuli Lebih 20 Murid SD
  • Kapolres Kampar Pimpin Sertijab Kapolsek Kampar Kiri, Kompol Nurman Gantikan Kompol Rusyandi
  • Kemenkum Riau Sosialisasikan dan Dampingi Pendaftaran Hak Cipta Pelaku Kreatif di Kampar
  • PWI Go Digital, 40 Website Daerah Terhubung ke http://PWI.or.id
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bupati Ahmad Yuzar Tinjau Rumah Batik, Dorong Perlindungan Motif Khas Kampar
    02 Bejat, Mantan Kepsek di Tambang Cabuli Lebih 20 Murid SD
    03 Kapolres Kampar Pimpin Sertijab Kapolsek Kampar Kiri, Kompol Nurman Gantikan Kompol Rusyandi
    04 Kemenkum Riau Sosialisasikan dan Dampingi Pendaftaran Hak Cipta Pelaku Kreatif di Kampar
    05 PWI Go Digital, 40 Website Daerah Terhubung ke http://PWI.or.id
    06 Lepas Kontingen PORSADIN Tingkat Provinsi, Kakan Kemenag Pelalawan Ingatkan Pentingnya Mental Juara
    07 Wantimpres Resmi Dilantik, 26 Tokoh Termasuk Rocky Gerung dan Quraish Shihab
    08 Siap Hadapi Penilaian IRH 2027, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Pemda
    09 Harmonisasi 4 Ranperbup Siak, Kemenkum Riau Perkuat Kepastian Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah
    10 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
    11 Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
    12 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    13 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    14 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    15 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    16 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    17 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    18 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    19 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    20 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    21 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    22 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat