Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Gaya Hidup
Sulit Tidur di Tempat Baru? Ini Alasannya
Jumat, 03 Juni 2016 - 10:46:59 WIB
Ilustrasi (int)

SULUHRIAU- Sulit tidur merupakan salah satu masalah yang sebagian besar orang alami ketika menginap di tempat baru. Mungkin Anda pernah menanyakan tentang bagaimana tidur mereka, sebagian besar menjawab nyenyak, tetapi hal tersebut bisa saja bohong.

Kesulitan tidur di lingkungan yang sangat umum terjadi bahkan tak disangkal oleh para ahli saraf dengan menamakannya “first-night effect” (FNE). Sebuah penelitian menunjukkan bahwa FNE pada dasarnya sama seperti tidur dengan satu mata terbuka, di mana hanya setengah otak saja yang beristirahat.


Seperti dilansir dari Qz.com pada Senin (30/5/2016), menurut studi dari Current Biology, para peneliti bereksperimen dengan meminta relawan untuk tidur di sebuah lingkungan yang baru dan mengukur aktivitas gelombang otak mereka. Dalam percobaan tersebut, para peneliti menemukan bahwa subyek yang tidur hanya di otak sebelah kanan, sedangkan bagian kiri masih tetap beraktivitas.

Para peneliti mendapati bahwa otak bagian kiri cenderung lebih waspada ketika berada di lingkungan baru. Sedangkan pada malam kedua, kedua bagian otak tersebut seimbang sehingga tidur Anda lebih nyenyak.

Ternyata hal ini tak hanya terjadi pada manusia, tetapi juga hewan lain, seperti burung, lumba-lumba, dan singa laut yang tetap waspada walaupun sedang tidur. Selain eksperimen tersebut, para peneliti juga melakukan percobaan lainnya kepada relawan dengan meminta mereka menekan jari ketika mendengar suara saat sedang tidur di lingkungan baru.

Saat melakukan percobaan tersebut, para relawan terlihat sedang tidur, tetapi ketika peneliti memperdengarkan suara-suara sebanyak dua kali, mereka ternyata masih terjaga. Menurut salah seorang peneliti, Yuka Sasaki mengatakan bahwa manusia memiliki mekanisme perlindungan seperti pada hewan saat berada di lingkungan baru, tetapi belum ada penjelasan mengapa FNE membuat otak sebelah kiri lebih berguna dari sebelah kanan.

Sumber: liputan6.com




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat