Sabtu, 03 Oktober 2026 Bupati Ahmad Yuzar Tinjau Rumah Batik, Dorong Perlindungan Motif Khas Kampar | Bejat, Mantan Kepsek di Tambang Cabuli Lebih 20 Murid SD | Kapolres Kampar Pimpin Sertijab Kapolsek Kampar Kiri, Kompol Nurman Gantikan Kompol Rusyandi | Kemenkum Riau Sosialisasikan dan Dampingi Pendaftaran Hak Cipta Pelaku Kreatif di Kampar | PWI Go Digital, 40 Website Daerah Terhubung ke http://PWI.or.id | Lepas Kontingen PORSADIN Tingkat Provinsi, Kakan Kemenag Pelalawan Ingatkan Pentingnya Mental Juara
 
 
☰ Gaya Hidup
Dokter: Nasi yang Didinginkan di Kulkas Baik untuk Diabetesi, Ini Jelasnya...
Sabtu, 28 Mei 2016 - 16:46:20 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU- Nasi merupakan salah satu makanan yang menjadi favorit orang, tak terkecuali pasien diabetes. Untuk bisa mengonsumsi nasi putih, ada cara yang bisa dilakukan para diabetesi, yakni dengan mendinginkannya di dalam lemari es.

Seperti disampaikan oleh peneliti dari Wageningen University, Belanda, Prof Edith Feskens, bahwa nasi yang lengket atau dimasak lama, memiliki indeks glikemik (IG) yang lebih tinggi dibandingkan dengan nasi yang kering.

"Ya, nasi yang lunak dan terlalu pulen memiliki indeks glikemik yang lebih tinggi, jika dibandingkan dengan nasi yang sudah kering atau dimasak kering," tutur Prof Edith, dalam kuliah umum yang diadakan di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Baca juga: Studi: Diabetes Tipe 2 Dipicu Kegagalan Fungsi Sel Beta pada Pankreas

Hal serupa juga disampaikan oleh dr Fiastuti Witjaksono, MSc, MS, SpGK dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Menurutnya, jenis dan proses pemasakan nasi memang sangat memengaruhi kandungan IG yang dimilikinya.

"Makin pulen nasi dan makin penampakannya seperti bubur, itu IG-nya makin tinggi. Pasien diabetes tidak dianjurkan makan nasi yang seperti itu. Nasi seperti ini proses penyerapannya di dalam tubuh jadi cepat," tutur dr Fiastuti.

Ia melanjutkan, untuk lebih aman pasien diabetes bisa memilih nasi beras merah, atau nasi putih yang dimasaknya tidak terlalu pulen.

"Mahasiswa bimbingan saya meneliti bahwa nasi yang disimpan di kulkas dan dihangatkan sebelum dimakan itu IG-nya lebih rendah, dibandingkan nasi yang tidak disimpan dalam kulkas," imbuhnya.

Menurut dr Fiastuti, nasi yang disimpan di dalam kulkas biasanya menjadi lebih keras, ini karena ada suatu proses yang pada akhirnya membuat IG pada nasi tersebut menjadi lebih rendah.

"Tapi ingat, nasinya harus disimpan di kulkas lho ya, kalau tidak disimpan di dalam kulkas kan jadi bau. Itu nasi basi namanya. Bukan yang seperti itu yang saya maksud. Nasi ini bisa dianjurkan untuk pasien diabetes," terang dr Fiastuti. (dtc,jan)




 
Berita Lainnya :
  • Bupati Ahmad Yuzar Tinjau Rumah Batik, Dorong Perlindungan Motif Khas Kampar
  • Bejat, Mantan Kepsek di Tambang Cabuli Lebih 20 Murid SD
  • Kapolres Kampar Pimpin Sertijab Kapolsek Kampar Kiri, Kompol Nurman Gantikan Kompol Rusyandi
  • Kemenkum Riau Sosialisasikan dan Dampingi Pendaftaran Hak Cipta Pelaku Kreatif di Kampar
  • PWI Go Digital, 40 Website Daerah Terhubung ke http://PWI.or.id
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bupati Ahmad Yuzar Tinjau Rumah Batik, Dorong Perlindungan Motif Khas Kampar
    02 Bejat, Mantan Kepsek di Tambang Cabuli Lebih 20 Murid SD
    03 Kapolres Kampar Pimpin Sertijab Kapolsek Kampar Kiri, Kompol Nurman Gantikan Kompol Rusyandi
    04 Kemenkum Riau Sosialisasikan dan Dampingi Pendaftaran Hak Cipta Pelaku Kreatif di Kampar
    05 PWI Go Digital, 40 Website Daerah Terhubung ke http://PWI.or.id
    06 Lepas Kontingen PORSADIN Tingkat Provinsi, Kakan Kemenag Pelalawan Ingatkan Pentingnya Mental Juara
    07 Wantimpres Resmi Dilantik, 26 Tokoh Termasuk Rocky Gerung dan Quraish Shihab
    08 Siap Hadapi Penilaian IRH 2027, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Pemda
    09 Harmonisasi 4 Ranperbup Siak, Kemenkum Riau Perkuat Kepastian Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah
    10 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
    11 Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
    12 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    13 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    14 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    15 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    16 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    17 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    18 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    19 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    20 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    21 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    22 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat