Terima Laporan Pelayanan tak Baik,
Komisi IV DPRD Sidak, Dirut RSUD Bengkalis Terkejut
Rabu, 11 Mei 2016 - 19:28:44 WIB
BENGKALIS, Suluhriau- Empat Anggota Komisi IV DPRD Rabu (11/5/2016) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bengkalis.
Sidak tersebut menyusul adanya laporan dari masyarakat yang mengeluhkan pelayanan di RSUD belakangan ini.
Empat Anggota Komisi IV Bengkalis masing Abi Bahrum, Irmi Syakip Arsalan, Indra Sukmana dan Abdul Kadir. Dipandu Plt Direktur RSUD Zulfan Herry, Komisi IV masuk dari satu ruang keruang lain demi menampung aspirasi masyarakat.
"Rumah sakit merupakan pelayanan terdepan dari Pemkab untuk masyarakat. Laporan yang kita terima ada beberapa kelemahan- kelemahan di Rumah Sakit, kedatangan kita ini untuk memastikan, apa yang perlu ditingkatkan, baik itu pelayanan, fisiknya, kebersihan maupun obat- obatan,"kata Abi Bahrum Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis kepada sejumlah wartawan.
Secara umum, kata Politisi PKS ini, pelayanan di RSUD mulai membaik, baik itu dari segi layanan, maupun obat- obatan.
"Kita langsung tanya tadi sama pasien, pelayanan bagus, obat- obatan juga tidak ada beli dari luar. Masuk juga tidak diminta uang, masyarakat cukup bawa KTP dan KK bisa berobat. Alhamdulillah temuannya baik,"imbuh Abi.
Dia berharap, kedepan pihak RSUD Bengkalis bisa mengantisipasi kekurangan yang ada dengan terus melakukan pembenahan. Sekecil apapun masalah dalam pelayanan, tidak boleh dianggap remeh.
"Sekecil apapun masalah pelayanan harus dibenahi, seperti tadi ada ruang yang masih kurang dingin, air kurang lancar, ini harus ditingkatkan,"pungkas Abi Bahrum
Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Umum Bengkalis Zulfan Herri merasa terkejut saat adanya kunjungan komisi IV DPRD)Bengkalis tersebut. Kunjungan Anggota Dewan ini menurut dia bisa dikatakan sidak. "Kita tadi tidak menyangka akan ada kujungan dari anggota dewan ke sini," terang Zulfan Herri.
Dikatakan dia, saat kunjungan ini pihaknya memberitahukan dan memperlihatkan kondisi RSUD Bengkalis sebenarnya. Diakui dia saat ini kondisi RSUD Bengkalis memang masih terdapat kekurangan.
"Diantaranya tenaga perawat dan dokter yang melayani. Kalau diukur dari kunjungan pasien ke RSUD Bengkalis saat ini sudah bisa dikatakan memadai. Namun kalau di ukur dari tipe rumah sakit dengan jumlah tenaga medis saat ini tentu di nilai masih kurang," terang dia.
Dikatakan Zulfan, saat ini tipe RSUD Bengkalis masuk dalam tipe B yang mana pada rumah sakit tipe B yang merupakan tipe tertinggi untuk rumah sakit di daerah. Dengan tipe B ini seharusnya RSUD Bengkalis sudah menjadi rujukan bagi dkabupaten tetangga.
"Namun dengan keterbatasan transportasi banyak pasien dari luar kabupaten Bengkalis merujuk ke sini," terang dia.
Terkait kurangnya fasilitas dan tenanga medis, pihaknya secara berangsur angsur akan membenahi. Sehingga nantinya fasilitas yang di berikan ke masyarakat sesuain denga tipe RSUD yang bertipe B. (las)
Komentar Anda :