Rabu, 30 September 2026 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti | Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi | Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai | RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
 
 
☰ Nasional
Jokowi: Lokasi 4 WNI Sandera Abu Sayyaf Sudah Diketahui
Kamis, 05 Mei 2016 - 17:01:15 WIB

YOGYAKARTA, Suluhriau- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan lokasi empat warga negara Indonesia (WNI) yang disandera di wilayah Filipina, sudah diketahui. Saat ini tim negosiasi dari Indonesia sudah mulai membangun komunikasi dengan penyandera.

"Yang jelas lokasinya sudah kita ketahui, di pulau mana. Hanya paksi (kelompok)nya berbeda dengan yang (menculik) kemarin. Setelah diketahui lokasinya segera ditindaklanjuti dengan membangun komunikasi dengan penyandera," ujar Presiden Joko Widodo di sela pertemuan Trilateral Indonesia-Malaysia-Filipina di Gedung Agung Yogyakarta, Kamis (5/5/2016).

Meskipun demikian, kata dia,  untuk membangun komunikasi tidaklah mudah. Belajar dari proses pembebesan 10 sandera WNI yang kemarin , komunikasinya juga lama dan sangat sulit.

Sementara itu Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan terus memantau perkembangan empat sandera WNI, termasuk posisi dan kelompok mana yang memegang. Kemenlu terus meningkatkan koordinasi pelepasan empat sandera. "Komunikasi bilateral dengan Menlu Filipina terus ditingkatkan dalam kerja sama pelepasan empat WNI," tuturnya.

Supaya kasus serupa tidak terulang, Indonesia mengambil inisiatif untuk menyelenggarakan forum kerja sama tiga negara Indonesia-Malaysia-Filipina, dalam penanganan keamanan wilayah.

Dalam pertemuan trilateral tersebut, Indonesia diwakili oleh Menlu Retno Marsudi serta Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Malaysia mengirim Menteri Luar Negeri Dato' Sri Anifah Aman dan Panglima Angkatan Bersenjata Tan Sri Dato' Sri (DR) Jenderal Zulkifeli Mohd. Zin. Sedangkan Filipina mengirim Menteri Luar Negeri Jose Rene D. Almendras dan Vice Admiral Caesar C Taccad.

Menurut Retno, wilayah perairan di tiga negara tersebut memiliki peran strategis untuk negara masing-masing. Retno menyebutkan, di perairan tersebut terdapat sekitar 500 spesies koral dan 2.500 spesies laut. Belum lagi data nilai perdagangan selama 2009-2013 di wilayah tersebut yang meningkat 70 persen atau mencapai sekitar 166 milyar dollar AS. "Kasus penyanderaan kapal di wilayah laut tersebut menjadi tantangan bagi tiga negara untuk menjawabnya," kata mantan Dubes RI di Belanda tersebut.

Sumber: republika.co.id




 
Berita Lainnya :
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  • Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
  • Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
  • Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    02 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    03 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    04 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    05 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    06 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    07 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    08 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    09 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    10 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    11 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    12 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    13 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    14 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    15 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    16 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    17 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    18 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    19 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
    20 Evaluasi Kebijakan Indikasi Geografis, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Strategis Nasional
    21 Catat Jadwalnya, Pasar Murah Pemprov Riau Digelar di 6 Kelurahan Pekanbaru
    22 Isu West Papua Diungkit di Sidang PBB ke- 81, Ketua BKSAP DPR RI Kecam PM Solomon
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat