Sabtu, 03 Oktober 2026 Bupati Ahmad Yuzar Tinjau Rumah Batik, Dorong Perlindungan Motif Khas Kampar | Bejat, Mantan Kepsek di Tambang Cabuli Lebih 20 Murid SD | Kapolres Kampar Pimpin Sertijab Kapolsek Kampar Kiri, Kompol Nurman Gantikan Kompol Rusyandi | Kemenkum Riau Sosialisasikan dan Dampingi Pendaftaran Hak Cipta Pelaku Kreatif di Kampar | PWI Go Digital, 40 Website Daerah Terhubung ke http://PWI.or.id | Lepas Kontingen PORSADIN Tingkat Provinsi, Kakan Kemenag Pelalawan Ingatkan Pentingnya Mental Juara
 
 
☰ Gaya Hidup
Manfaat Vitamin B untuk Penderita Neuropati
Kamis, 28 April 2016 - 18:53:17 WIB

Suluhriau- Ketika seseorang merasakan kram atau kesemutan, biasanya cenderung mengobati hal tersebut dengan cara mengoleskan balsem atau melalui pijatan. Padahal kedua hal tersebut merupakan bagian dari gejala penyakit neuropati.

Sebagian masyarakat umumnya mengetahui tentang gejala-gejala dari penyakit tersebut. Akan tetapi faktanya sebanyak 25 persen masyarakat, belum mengetahui secara pasti mengenai manfaat dari vitamin B neurotropik.

Ketua kelompok studi neurofisiologi dan saraf tepi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI), dr. Manfaluthy Hakim, Sp.S(K) mengungkapkan, selain melakukan pijatan dan mengoleskan balsem biasanya masyarakat justru cenderung menghentikan aktivitasnya. Padahal, ketika mengalami penyakit ini kita tetap perlu bergerak dan melakukan aktivitas fisik.

"Dengan malakukan kegiatan fisik, justru dapat memperlancar peredaran darah yang tersumbat dan menjadi penyebab kram serta kesemutan. Mengkonsumsi vitamin neurotropik yang terdiri dari vitamin B1, B6 dan B12 juga sangat diperlukan," katanya.
 
Luthy juga menjelaskan bahwa sumber vitamin-vitamin tersebut tidak hanya bisa didapatkan dari vitamin dalam bentuk tablet, namun juga bisa di dapat dari bahan alami seperti sayur dan buah. Untuk vitamin B1(tiamin), bisa di dapatkan dari beras, kacang-kacangan, daging tanpa lemak serta kuning telur.

Selain itu untuk vitamin B6, bersumber dari kubis, susu, daging ikan dan gandum. Sementara vitamin B12, terdiri dari makanan dari keju, hati sapi dan makanan yang mengandung lemak lainnya.

"Perlu diketahui, khusus untuk vitamin B12 sendiri banyak sekali orang yang masih salah dalam mengolahnya. Jadi, biasanya kita jadi cenderung lebih banyak kehilangan vitamin B12 dari sumber-sumber makanan tersebut," jelasnya.

Kebutuhan vitamin B bagi setiap individu tentunya berbeda-beda. Tergantung dari usia, aktivitas, penyakit yang diderita, cara diet dan besarnya tubuh.

Beragam jenis vitamin B ini sendiri, sejatinya bekerja untuk menormalkan fungsi saraf dengan memperbaiki gangguan metabolisme sel saraf manusia. Hal ini berguna agar sel saraf dapat bekerja dengan baik dan aktivitas sehari-hari senantiasa selalu lancar tanpa gangguan gerak.

"Vitamin B juga memiliki peran penting dalam metabolisme energi sel, sehingga dapat dipakai untuk mengatasi kelelahan dan membantu dalam masa penyembuhan penyakit. Termasuk salah satunya adalah penyakit neuropati," lanjut dia.

Sumber: republika.co.id




 
Berita Lainnya :
  • Bupati Ahmad Yuzar Tinjau Rumah Batik, Dorong Perlindungan Motif Khas Kampar
  • Bejat, Mantan Kepsek di Tambang Cabuli Lebih 20 Murid SD
  • Kapolres Kampar Pimpin Sertijab Kapolsek Kampar Kiri, Kompol Nurman Gantikan Kompol Rusyandi
  • Kemenkum Riau Sosialisasikan dan Dampingi Pendaftaran Hak Cipta Pelaku Kreatif di Kampar
  • PWI Go Digital, 40 Website Daerah Terhubung ke http://PWI.or.id
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bupati Ahmad Yuzar Tinjau Rumah Batik, Dorong Perlindungan Motif Khas Kampar
    02 Bejat, Mantan Kepsek di Tambang Cabuli Lebih 20 Murid SD
    03 Kapolres Kampar Pimpin Sertijab Kapolsek Kampar Kiri, Kompol Nurman Gantikan Kompol Rusyandi
    04 Kemenkum Riau Sosialisasikan dan Dampingi Pendaftaran Hak Cipta Pelaku Kreatif di Kampar
    05 PWI Go Digital, 40 Website Daerah Terhubung ke http://PWI.or.id
    06 Lepas Kontingen PORSADIN Tingkat Provinsi, Kakan Kemenag Pelalawan Ingatkan Pentingnya Mental Juara
    07 Wantimpres Resmi Dilantik, 26 Tokoh Termasuk Rocky Gerung dan Quraish Shihab
    08 Siap Hadapi Penilaian IRH 2027, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Pendampingan Pemda
    09 Harmonisasi 4 Ranperbup Siak, Kemenkum Riau Perkuat Kepastian Regulasi Pajak dan Retribusi Daerah
    10 'PASTI ADA SOLUSI'' Episode 19, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik
    11 Residivis Narkoba di Perhentian Raja Ditangkap, 11 Paket Sabu Disita
    12 Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Bekuk Pengedar 122 Pil Ekstasi di Parkiran Hotel
    13 Terungkap Dalam Sidang Tipikor, Saksi Ungkap Suhardiman Bahas Land Cruiser Jelang Penetapan Sekda
    14 Inflasi Riau September 2026 2,79 Persen, Dipicu Perawatan Pribadi dan Transportasi
    15 Evaluasi Tarif Paten dan Hak Cipta, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Layanan KI Lebih Inklusif
    16 Kanwil Kemenkum Riau Monitoring Pelaksanaan Bantuan Hukum bagi Warga Binaan di Rutan Pekanbaru
    17 Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasula, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Pidato Kebangsaan Via Virtual
    18 Prabowo Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Listyo Sigit Bergeser ke KSP, Ini Daftar Lengkap Posisi Pejabat
    19 Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila, Kapolres Kampar Tegaskan Pancasila Kompas Pengabdian
    20 Komjen Pol Suyudi Ario Seto Segera Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri
    21 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    22 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat