Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Gaya Hidup
Manfaat Vitamin B untuk Penderita Neuropati
Kamis, 28 April 2016 - 18:53:17 WIB

Suluhriau- Ketika seseorang merasakan kram atau kesemutan, biasanya cenderung mengobati hal tersebut dengan cara mengoleskan balsem atau melalui pijatan. Padahal kedua hal tersebut merupakan bagian dari gejala penyakit neuropati.

Sebagian masyarakat umumnya mengetahui tentang gejala-gejala dari penyakit tersebut. Akan tetapi faktanya sebanyak 25 persen masyarakat, belum mengetahui secara pasti mengenai manfaat dari vitamin B neurotropik.

Ketua kelompok studi neurofisiologi dan saraf tepi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI), dr. Manfaluthy Hakim, Sp.S(K) mengungkapkan, selain melakukan pijatan dan mengoleskan balsem biasanya masyarakat justru cenderung menghentikan aktivitasnya. Padahal, ketika mengalami penyakit ini kita tetap perlu bergerak dan melakukan aktivitas fisik.

"Dengan malakukan kegiatan fisik, justru dapat memperlancar peredaran darah yang tersumbat dan menjadi penyebab kram serta kesemutan. Mengkonsumsi vitamin neurotropik yang terdiri dari vitamin B1, B6 dan B12 juga sangat diperlukan," katanya.
 
Luthy juga menjelaskan bahwa sumber vitamin-vitamin tersebut tidak hanya bisa didapatkan dari vitamin dalam bentuk tablet, namun juga bisa di dapat dari bahan alami seperti sayur dan buah. Untuk vitamin B1(tiamin), bisa di dapatkan dari beras, kacang-kacangan, daging tanpa lemak serta kuning telur.

Selain itu untuk vitamin B6, bersumber dari kubis, susu, daging ikan dan gandum. Sementara vitamin B12, terdiri dari makanan dari keju, hati sapi dan makanan yang mengandung lemak lainnya.

"Perlu diketahui, khusus untuk vitamin B12 sendiri banyak sekali orang yang masih salah dalam mengolahnya. Jadi, biasanya kita jadi cenderung lebih banyak kehilangan vitamin B12 dari sumber-sumber makanan tersebut," jelasnya.

Kebutuhan vitamin B bagi setiap individu tentunya berbeda-beda. Tergantung dari usia, aktivitas, penyakit yang diderita, cara diet dan besarnya tubuh.

Beragam jenis vitamin B ini sendiri, sejatinya bekerja untuk menormalkan fungsi saraf dengan memperbaiki gangguan metabolisme sel saraf manusia. Hal ini berguna agar sel saraf dapat bekerja dengan baik dan aktivitas sehari-hari senantiasa selalu lancar tanpa gangguan gerak.

"Vitamin B juga memiliki peran penting dalam metabolisme energi sel, sehingga dapat dipakai untuk mengatasi kelelahan dan membantu dalam masa penyembuhan penyakit. Termasuk salah satunya adalah penyakit neuropati," lanjut dia.

Sumber: republika.co.id




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat