Marak Penyelundupan di Tengah Laut Kepulauan Meranti
Selasa, 26 April 2016 - 20:33:22 WIB
PEKANBARU, Suluhriau- Setelah diberlakukannya era masyarakat ekonomi asean (MEA) penyeludupan semakin marak di tengah laut di perairan Kepulauan Meranti.
Ini salah satu bukti perairan ini menjadi sasaran empuk berbagai macam penyelundupan. Barang yang paling banyak diseludupkan adalah narkoba dan bawang merah.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, kesulitan dalam mengendus kejahatan tersebut disebabkan 'licinnya' modus para pelaku.
Para pelaku bertransaksi atau memindahkan barang umumnya dilakukan di atas perairan, hal tersebut tidak seperti biasanya yang cenderung dilakukan di pelabuhan.
Selain itu penyeludupan barang ilegal juga yang melibatkan kapal masyarakat pengangkut sagu, disisi lain kelemahan polres meranti belum memiliki sarana, bahkan polisi perairan juga tidak ada sehingga aktivitas tersebut tidak terpantau.
Wilayah kabupaten kepulauan meranti yang 50 persen merupakan perairan dan terdiri dari tiga gugusan pulau besar yakni Merbau, Rangsang dan Tebing Tinggi menjadikan perairan meranti sangat aman untuk menjalankan bisnis terselubung tersebut.
AKBP Zahwani menambahkan, selain terbatasnya sarana personil juga menjadi faktor untuk memberantasnya pihaknya terus berkoordinasi dengan sejumlah lembaga seperti bnn dan lainnya untuk bersama-sama mencegah peredaran gelap narkotika dan barang ilegal lainnya. (slt)
Komentar Anda :