Minggu, 16 Agustus 2026 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh | Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
 
 
☰ Advertorial
Untuk Jadi Icon,
Pemko Pekanbaru Ingin Water Front City ala Kawasan Sungai Mississippi
Minggu, 24 April 2016 - 11:04:47 WIB
Walikota Pekanbaru, Firdaus, MT

SULUHRIAU- Potensi Kota Pekanbaru untuk lebih dikenal di seantero nusantara bahkan hingga manca negara sangat besar. Tinggal bagaimana mengolah potensi ini menjadi sebuah icon sehingga menjadi perhatian siapa saja.

Kota Pekanbaru sebagai ibu Kota Provinsi Riau yang masuk dalam wilayah Barat Indonesia, di sektor kepariwisataan diakui tertinggal dari Provinsi tetangganya seperti Sumatera Barat-Sumbar atau Sumatera Utara (Sumut) yang dikenal dengan banyak tempat wisata.

Sumbar, kondisi alamnya sangat mendukung untuk pariwisata, dengan adanya ngarai, pantai, danau dan lainnya. Sedangkan Sumatera Utara (Sumut) hampir demikian. Karena di Sumut terkenal dengan Danau Tobanya dan beberapa tempat wisata lainnya. Karakteristik wisata dua daerah sedikit berbeda. Namun, dari sisi keterkenalan sektor wisata sangat baik.


Walikota Pekanbaru Firdaus, MT saat  meninjau kawasan water front city

Kota Pekanbaru sendiri, dari sisi alam kurang mendukung. Namun, bukan berarti tidak ada khas dan tak bisa dikembangka. Di Pekanbaru ada salah satu Sungai dikenal yakni Sungai Siak. Masyarakat kota dan luar kota, bahkan hingga ke manca negara sudah tahu. Namun, lingkungan di bantaran sungai belum tertata dengan baik.

Perlintasan Sungai Siak yang mebelah kota ini (wilayah Pusat Kota dengan Wilayah Rumbai), bahkan, jembatan lighton 1 atau sekarang dikenal dengan jembatan Siak I, bahkan sekarang sudah ada jembatan Siak III, menjadi kesan tersendiri bagi warga kota mauapun warga yang datang ke kota ini.

Di sepanjang bantaran atau daerah aliran sungai (DAS) Siak ini banyak masyarakat bermukim, dan berbagai aktivitas di DAS sejak dulu sudah bermunculan. Sebut saja misalnya ada usaha rumah makan terapung, dan berabagai kuliner lainnya.

Suasana pemandangan sangat indah dan mempesona, sambil menyeraput kopi dan menikmati hidangan kuliner, pengunjung disuguhkan dengan pemandangan lalu lalang kapal nelayan dan kapal perusahaan.

"Suasana di tepian Siak yang terbentang dari wilayah Senapelan ke Tj Datuk (sebalah Selatan) dan dari Meranti Pandak ke Muara Fajar (Sebalah Utara/Rumbai) sangat potensi dikembangkan untuk icon pariwisata," kata Kadispariwisata Pekanbaru, Hermanius baru-baru ini.


Potret kawasan di Water Front City di Bawah Jembatan Siak III Pekanbaru.

Sebab itulah, sejak dua tahun kepemimpinan Walikota-Wakil Walikota Pekanbaru Firdaus-Ayat, sudah mengarahkan program ke penataan DAS Siak dengan program water front city (kota tepi sungai).

Dalam suatu pertemuan audiensi dengan stake holder antara lain,  Asosiasi hotel dan Biro perjalanan, serta asosiasi kuliner tata Boga, Kamis 21 April 2016, Walikota menyampakan tekad untuk menjadi WFC sebagai icon Pekanbaru. Sebab, kawasan Sei Siak salah satunya yang mempunyai potensi besar tapi belum terekspose.

Menurut wako penataan WFC sudah dilakukan. Pemko juga akan menggagas adanya berbagai event dibantaran Sungai Siak ini. Dalam jangka panjang, diharapkan kawasan WFC itu bisa dikenal seperti kawasan sungai Mississippi Amerika yang amat tersohor sebagai kawasan wisata.

Sekelumit Kawasan Mississipi

Sungai Mississippi adalah sungai terpanjang di Amerika Utara. Jembatan panjang melintasi sungai ini. Di kedua sisi sungai ini ada jalan dua arah dengan kecepatan maksimal 50Km/jam.

Dalam benyak literatur disebutkan, kawasan Sungai Mississipi menyuguhkan pemandangan yang indah nan mempesona. Untuk turis, ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan di Sungai Mississippi.


Salah satu potret kawawan Sungai Mississipi Amerika Serikat nan mempesona (foto int)

Jika senang petualangan, bisa mengarungi sungai dengan kapal. Dari atas kapal, nikmati hembusan angin dan tenangnya aliran sungai dan melihat indah penataan kawasan sungai. Bahkan ada  kawasan untuk kemping. Selain itu ada juga jalur untuk pejalan kaki dan jalur sepeda.

Tempat parkir disediakan di bagian atas tebing sungai atau di beberapa daerah rendah dekat sungai. Kebanyakan tempat parkir hanya boleh dipakai selama dua jam. Di bagian dekat sungai ada juga taman untuk umum dilengkapi dengan bangku, kursi, serta tempat untuk masak (barbeque). Tempat ini sangat ideal untuk pesta ulang tahun atau acara keluarga lainnya. Orang yang punya perahu, bisa juga menurunkan perahu mereka ke sungai Mississippi. (Advertorial Pemko Pekanbaru/*)



 
Berita Lainnya :
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  • Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    02 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    03 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    04 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    05 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    06 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    07 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    08 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    09 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    10 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    11 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    12 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    13 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    14 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    15 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    16 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    17 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    18 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    19 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    20 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    21 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
    22 Sembunyikan Sabu di Kaleng Rokok, Oknum Mahasiswa dan Kurir di Kampar Diciduk Polisi
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat