Untuk Jadi Icon,
Pemko Pekanbaru Ingin Water Front City ala Kawasan Sungai Mississippi
Minggu, 24 April 2016 - 11:04:47 WIB
|
Walikota Pekanbaru, Firdaus, MT
|
SULUHRIAU- Potensi Kota Pekanbaru untuk lebih dikenal di seantero nusantara bahkan hingga manca negara sangat besar. Tinggal bagaimana mengolah potensi ini menjadi sebuah icon sehingga menjadi perhatian siapa saja.
Kota Pekanbaru sebagai ibu Kota Provinsi Riau yang masuk dalam wilayah Barat Indonesia, di sektor kepariwisataan diakui tertinggal dari Provinsi tetangganya seperti Sumatera Barat-Sumbar atau Sumatera Utara (Sumut) yang dikenal dengan banyak tempat wisata.
Sumbar, kondisi alamnya sangat mendukung untuk pariwisata, dengan adanya ngarai, pantai, danau dan lainnya. Sedangkan Sumatera Utara (Sumut) hampir demikian. Karena di Sumut terkenal dengan Danau Tobanya dan beberapa tempat wisata lainnya. Karakteristik wisata dua daerah sedikit berbeda. Namun, dari sisi keterkenalan sektor wisata sangat baik.

Walikota Pekanbaru Firdaus, MT saat meninjau kawasan water front city
Kota Pekanbaru sendiri, dari sisi alam kurang mendukung. Namun, bukan berarti tidak ada khas dan tak bisa dikembangka. Di Pekanbaru ada salah satu Sungai dikenal yakni Sungai Siak. Masyarakat kota dan luar kota, bahkan hingga ke manca negara sudah tahu. Namun, lingkungan di bantaran sungai belum tertata dengan baik.
Perlintasan Sungai Siak yang mebelah kota ini (wilayah Pusat Kota dengan Wilayah Rumbai), bahkan, jembatan lighton 1 atau sekarang dikenal dengan jembatan Siak I, bahkan sekarang sudah ada jembatan Siak III, menjadi kesan tersendiri bagi warga kota mauapun warga yang datang ke kota ini.
Di sepanjang bantaran atau daerah aliran sungai (DAS) Siak ini banyak masyarakat bermukim, dan berbagai aktivitas di DAS sejak dulu sudah bermunculan. Sebut saja misalnya ada usaha rumah makan terapung, dan berabagai kuliner lainnya.
Suasana pemandangan sangat indah dan mempesona, sambil menyeraput kopi dan menikmati hidangan kuliner, pengunjung disuguhkan dengan pemandangan lalu lalang kapal nelayan dan kapal perusahaan.
"Suasana di tepian Siak yang terbentang dari wilayah Senapelan ke Tj Datuk (sebalah Selatan) dan dari Meranti Pandak ke Muara Fajar (Sebalah Utara/Rumbai) sangat potensi dikembangkan untuk icon pariwisata," kata Kadispariwisata Pekanbaru, Hermanius baru-baru ini.

Potret kawasan di Water Front City di Bawah Jembatan Siak III Pekanbaru.
Sebab itulah, sejak dua tahun kepemimpinan Walikota-Wakil Walikota Pekanbaru Firdaus-Ayat, sudah mengarahkan program ke penataan DAS Siak dengan program water front city (kota tepi sungai).
Dalam suatu pertemuan audiensi dengan stake holder antara lain, Asosiasi hotel dan Biro perjalanan, serta asosiasi kuliner tata Boga, Kamis 21 April 2016, Walikota menyampakan tekad untuk menjadi WFC sebagai icon Pekanbaru. Sebab, kawasan Sei Siak salah satunya yang mempunyai potensi besar tapi belum terekspose.
Menurut wako penataan WFC sudah dilakukan. Pemko juga akan menggagas adanya berbagai event dibantaran Sungai Siak ini. Dalam jangka panjang, diharapkan kawasan WFC itu bisa dikenal seperti kawasan sungai Mississippi Amerika yang amat tersohor sebagai kawasan wisata.
Sekelumit Kawasan Mississipi
Sungai Mississippi adalah sungai terpanjang di Amerika Utara. Jembatan panjang melintasi sungai ini. Di kedua sisi sungai ini ada jalan dua arah dengan kecepatan maksimal 50Km/jam.
Dalam benyak literatur disebutkan, kawasan Sungai Mississipi menyuguhkan pemandangan yang indah nan mempesona. Untuk turis, ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan di Sungai Mississippi.

Salah satu potret kawawan Sungai Mississipi Amerika Serikat nan mempesona (foto int)
Jika senang petualangan, bisa mengarungi sungai dengan kapal. Dari atas kapal, nikmati hembusan angin dan tenangnya aliran sungai dan melihat indah penataan kawasan sungai. Bahkan ada kawasan untuk kemping. Selain itu ada juga jalur untuk pejalan kaki dan jalur sepeda.
Tempat parkir disediakan di bagian atas tebing sungai atau di beberapa daerah rendah dekat sungai. Kebanyakan tempat parkir hanya boleh dipakai selama dua jam. Di bagian dekat sungai ada juga taman untuk umum dilengkapi dengan bangku, kursi, serta tempat untuk masak (barbeque). Tempat ini sangat ideal untuk pesta ulang tahun atau acara keluarga lainnya. Orang yang punya perahu, bisa juga menurunkan perahu mereka ke sungai Mississippi. (Advertorial Pemko Pekanbaru/*)
Komentar Anda :