Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Peristiwa
Potensi Sagu Sangat Besar,
"Keunikan Alam Meranti Menjadikannya Prioritas Restorasi"
Selasa, 12 April 2016 - 20:08:23 WIB

SELATPANJANG, Suluhriau- Kabupaten Meranti diakui Kepala Badan Restorasi (BRG) RI Nazir Fuad memiliki karakteristik dan keunikan dibandingkan daerah lainnya.

Ini terbukti diawal kepemimpinan Presiden Jokowi sangat antusias mengunjungi daerah ini, hal itu pula yang membuat BRG menjadikannya sebagai daerah prioritas, kondisi gambut dan keberhasilan Pemdamelibatkan masyarakat dalam mengantisipasi bencana ekologi lewat perkebunan khususnya Sagu yang mampu memberikan dampak ekonomi besar.

"Perpres No. 1 Tahun 2016 menjadikan Meranti sebagai prioritas BRG dari 7 Kabupaten lainnya yang berada di Provinsi Kalteng dan Sumsel, hal itu karena daerah ini berhasil melaksanakan restorasi dengan melibatkan masyarakat dan berhasil mengangkat ekonomi kerakyatan," ujar Nazir Fuad dalam sambutannya dalam acara Launching kenduri aksi Restorasi Gambut Nasional yang dimulai dari Kabupaten Meranti.

Salah satu program yang menarik adalah perkebunan Sagu masyarakat dilahan gambut yang mampu memberikan dampak ekonomi besar bagi masyarakat, tercatat kebun Sagu seluas 43 Ribu Ha ditanam ditanam diatas gambut dengan jmlah total 318 Ribu Ha.

Kedepan BRG akan berupaya memberdayakan potensi Sagu tersebut dengan mendirikan pabrik pengolahan yang lebih banyak, mencibtakan peluang pasar sehingga perkebunan Sagu Meranti terus tumbuh dan menjadi pecontohan perkebunan dan Industri Sagu di Indonesia.

Karena menurut Nazir Fuad program restorasi gambut selain bertujuan untuk melestarikan gambut juga harus mampu memberikan profit sebesar-besarnya untuk masyarakat khususnya petani.

Ia juga berjanji akan membantu petani sagu Meranti untuk memperoleh modal yang tepat dan pasar yang luas, namun sebelum itu dilakukan pertama sekali BRG akan  menyelesaikan konflik lahan yang masih terjadi antara masyarakat dengan perusahaan pemegang HPH.

Sekedar informasi seperti dijelaskan Bupati H. Irwan, Kabupaten Meranti memiliki Luas wilayah 3.707, 84 Ha, sebagian besar masyarakat menggantungkan ekonominya disektor pertanian dan perkebunan Karet,Sagu, Kelapa, Kopi, serta Perikanan Tradisional.

Dari total luas wilayah tersebut sebanyak 318 Ribu Ha merupakan lahan gambut yang rawan terhadap kebakaran dan abrasi dengan kedalaman berfariasi mulai 4-12 M.

Tercatat total abrasi akibat air pasang dibibir pantai hingga saat ini mencapai 86 KM, abrasi menjadi ancaman serius yang merusak berbagai infrastruktur publik seperti pelabuhan, jalan, serta rumah penduduk.

Selain itu lahan gambut yang mudah kering sangat mudah terbakar dan jika terbakar sangat sulit dipadamkan, ditahun 2016 saja jumlah kebun karet dan sagu masyarakat yang terbakar mencapai 82 Ha.

Saat ini untuk mengantisipasi kebakaran dilahan gambut, seperti yang dibuat di Desa Sungai Tohor, Kecamatan Tebing Tinggi Barat dengan cara membangun sekat kanal, saat ini jumlah yang telah dibangun sebanyak 23 kanal yang siap ditutup saat terjadi musim kemarau sehingga tanah tetap lembab dan jika terjadi kebakaran sumber air tersedia.

Plt. Gubri H. Arsyadjuliandi Rachman mengucapkan apresiasi atas ditunjuknya Kabupaten Meranti sebagai salah satu fokus BRG bersama Kabupaten lainnya di 7 Provinsi, diharapkan dengan kehadiran BRG dapat memberikan dampak positif yang besar di Kab. Meranti, terutama dalam mengembangkan komoditi andalan Meranti yakni Sagu yang ditanam diatas lahan gambut seluas 43 Ribu Ha.

Dijelaskan Plt. Gubri, ditahun 2016 ini sebanyak 70 persen APBD Provinsi Riau akan dibagi secara Meranta untuk 12 Kabupaten Kota, dan 30 persennya diprioritaskan untuk daerah pesisir salah satunya Kab. Meranti.

Sekedar informasi adapun Objek Gambut yang akan direstorasi diwilayah Sungai Tohor Kecamatan Tebing Tinggi Timur seluas 10300 Ha, untuk tahap awal restorasi, dilokasi tersebut akan dilakukan pembibitan anak pohon kayu alam lokal dan Sagu, membangun Skat Kanal.

Hadir dalam acara tersebut, Rektor UNRI, Wakil Rektor UNS, Para Deputi, Wakil Bupati, Sekdakab. Meranti, Asisten Sekda, Kapolres, Dandim, Kajari, para Kepala Dinas/Badan dan tokoh masyarakat lainnya. (rls)




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat