Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Gaya Hidup
Fakta Kebiasaan Membunyikan Leher
Senin, 11 April 2016 - 15:56:36 WIB

Suluhriau- Beberapa orang memiliki kebiasaan aneh, yaitu membunyikan leher, sama seperti mereka membunyikan jari-jari mereka ketika sedang pegal.

Menurut para ahli di Johns Hopkins Arthritis Center, keduanya sama-sama aktivitas meledakkan gelembung gas kecil di dalam sendi.

Setiap sendi terbungkus dalam kapsul berisi cairan sinovial, yaitu pelumas yang kaya nutrisi. Ketika Anda membunyikan leher atau jari tangan dengan menekuknya, berarti Anda menurunkan tekanan di dalamnya dan menciptakan ruang hampa.

"Orang-orang banyak yang merasa khawatir mengenai suara sendi yang mereka buat. Secara umum, hal itu tidak perlu dikhawatirkan," ujar Steven Vlad, rheumatologis di Tufts Medical Center di Boston.

Ada pembicaraan sengit di kalangan komunitas rheumatologis mengenai membunyikan buku-buku jari. Tangan yang jari-jarinya dibunyikan setiap hari, tidak memiliki perbedaan dengan tangan yang jari-jarinya tidak pernah dibunyikan.

Akan tetapi, keamanan membunyikan leher yang dilakukan dalam terapi chiropractic masih menjadi perdebatan.

Dalam artikel di British Medical Journal 2012, sekelompok peneliti dari Inggris dan Australia menyatakan mereka tidak merekomendasikan untuk membunyikan leher dalam terapi penyembuhan tulang belakang. Sebab aktivitas itu berpotensi merusak arteri leher besar dan menyebabkan stroke.

Namun penelitian terpisah dari sekelompok peneliti, yang dipimpin oleh ahli epidemiologi David Cassidy dari Universitas Toronto, berpendapat, tidak ada bukti yang mendukung korelasi antara struk dengan tulang belakang leher. Membunyikan leher justru bermanfaat untuk penyembuhan nyeri jangka pendek.

Ahli terapi chiropractic (chiropractor) dari San Francisco, Austin Davis, mengatakan, dalam terapi ini para terapis melakukan terapi dengan baik dan tidak memunculkan ancaman stroke. Jika mereka tidak mengetahui apa yang mereka lakukan, tentu mereka akan menimbulkan potensi kerusakan. Siapapun yang tidak mengerti dan memahami profesinya, akan merugikan dan menyakiti orang lain.

Berikut tips mengikuti terapi chiropractic yang direkomendasikan Davis.

- Pilih dokter yang nyaman. Dokter yang bisa mendengarkan Anda dan menjelaskan mengenai terapi kepada Anda.

- Pastikan dokter atau terapis yang Anda datangi mengenyam bangku pendidikan bagi terapi chiropractic

- Jika dokter Anda adalah chiropractor terakreditasi, maka tanyakan mengenai cara mereka melakukan terapi dan tanyakan apa yang akan mereka lakukan untuk menjaga Anda agar tetap sehat

- Waspada jika ada terapis yang mengobati gejala penyakit tulang, bukan mengobati penyebab terjadinya penyakit tersebut

"Dalam chiropractic, kami ingin mengetahui penyebabnya, apakah ada gangguan pada sistem saraf Anda," jelasnya.

Mengenai praktik membunyikan leher, ia mengatakan sebaiknya Anda tidak melakukannya sendiri di rumah. Ia melihat, pasien biasanya menghasilkan lebih banyak kesalahan fatal dengan melakukan hal tersebut, karena tidak mengerti tekniknya.

Membunyikan leher itu adalah bentuk usaha menyelaraskan tulang belakang, sehingga otak dan tubuh dapat berkomunikasi dengan baik dengan sistem saraf. Jika dilakukan dengan cara yang salah, maka akan berbahaya.

Sejak itu, pada 2014 dalam jurnal Stroke, American Heart Association dan American Stroke Association mengeluarkan pernyataan mengenai hubungan antara membunyikan tulang belakang leher dengan stroke. Jurnal tersebut mengatakan, meskipun potensinya rendah dan sulit membuktikan kausalitasnya, namun terapis harus mempertimbangkan adanya kemungkinan stroke.

Sumber: republika.co.id




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat