Sabtu, 25 Februari 2017
MK Terima 11 Berkas Permohonan Sengketa Pilkada di Tahap Pertama | Hakim Tipikor Bebaskan Bupati Rohul Nonaktif, ICW Heran | Mengenal Keluarga Kim, Pemegang Kuasa di Korea Utara | KPK Pertimbangkan Banding Vonis Mantan Ketua DPRD Riau | Wow!, Dubes Maladewa Kagum dengan Pekanbaru | Prihatin, Gubri Bantu Mesjid Mukminin Uang Pribadi Rp25 Juta
 
Nasional
Organda: Kenaikan Tarif Angkutan Umum Bisa 25 %

Nasional - red - Sabtu, 22/06/2013 - 13:10:15 WIB

JAKARTA, Suluhriau- Kenaikan harga BBM dari Rp 4.500 per liter menjadi Rp 6.500 per liter menyebabkan tarif kenaikan angkutan umum tidak bisa dihindari. Sekjen Dewan Pengurus Pusat Organisasi Angkutan Darat (Organda) Andriansyah mengatakan kenaikan tarif angkutan umum bisa mencapai 25 persen dari harga sebelumnya.

"Pengeluaran untuk BBM itu sebesar 40 hingga 45 persen dari biaya produksi. Agar pelayanan angkutan umum terus berjalan maka maka tarif angkutan umum harus dinaikkan," kata Andriansyah di Jakarta, Jumat, (22/6).

Pemerintah, ujar Andriansyah, jangan hanya menghimbau Organda untuk menekan tarif angkutan umum tanpa melakukan tindakan apa-apa. Pemerintah harus memberikan solusi terhadap masalah ini.

"Jika pemerintah mau memberikan insentif kepada Organda, maka tarif kenaikan angkutan umum bisa ditekan hingga 18 persen. Insentif ini diperlukan agar masyarakat kecil tidak terbebani tarif angkutan yang semakin mahal akibat kenaikan harga BBM," kata Andriansyah.

Insentif yang diberikan kepada Organda, terang Andriansyah, antara lain angkutan umum dibebaskan dari pajak kendaraan, suku cadang angkutan umum juga harus dibebaskan dari bea masuk, dan juga pemberian subsidi bagi hutang bunga bank pembelian angkutan umum.

"Bunga bank yang sangat besar ini juga menjadi beban berat bagi angkutan umum, makanya banyak angkutan umum tidak diperbarui," terangnya. (rol,red)



[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
Jumat, 02/08/2013 - 23:17:11 WIB
Gubri Rusli Zainal Ingin Cepat Diadili
Rabu, 04/06/2014 - 14:56:47 WIB
Terkait Gedung Telkom tak Ber-IMB
"Nama Mantan Wako Herman Abdullah Dibawa-Bawa"
Jumat, 07/06/2013 - 17:24:44 WIB
Sudah 17 Tersangka, Pemilik XP Club Diperiksa Sebagai Tersangka
Senin, 10/03/2014 - 16:26:46 WIB
Suryadharma: Jangan Kutip Ayat Alquran untuk Serang Partai Lain!
Minggu, 15/05/2016 - 10:28:56 WIB
12.835 Siswa SD/MI di Bengkalis Laksanakan Ujian Sekolah
Sabtu, 20/08/2016 - 15:24:05 WIB
Semester Pertama 2016, Investasi Riau Capai Rp10 Triliun
Selasa, 08/10/2013 - 09:10:48 WIB
Kontrak Akan Berakhir, Pusat Belum Tentukan Sikap Soal Blok Siak
Rabu, 01/04/2015 - 08:54:36 WIB
Penyesuaian Tarif Roro Masih Tunggu Permenhub
Rabu, 18/01/2017 - 12:14:50 WIB
Pertalite Turunkan Konsumsi Premium
Rabu, 10/07/2013 - 13:04:26 WIB
Terkait Kasus PDAM Tirta Siak
Yusman: Badan Pengawas tak Ikut Campur Secara Teknis
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Redaksi | Index
Copyright 2012-2016 SULUH RIAU , All Rights Reserved