Jum'at, 26 08 2016
Warga dan Polisi di Selatpanjang Bentrok | Mesjid Raya Senapelan Pekanbaru Dicabut Status dari Cagar Budaya | Rusunawa Pemko Mulai Disewakan dengan Tarif Mulai Rp175.000 per Bulan | TP PKK Bengkalis Susun Program Sinergi dengan Pembangunan Pemkab | Warga Selatpanjang Pertanyakan Tewasnya Pembunuh Polisi | Aset PCR Dihibahkan Chevron ke Yayasan PCR
 
Sosial Budaya
Revisi Aturan Kepegawaian
Usia Pensiun Diperpanjang, PNS Bekerja Sampai 62 Tahun

Sosial Budaya - red - Jumat, 12/04/2013 - 11:16:19 WIB

JAKARTA, Suluhriau.com- Pemerintah memperpanjang batas pensiun pegawai negeri sipil (PNS) yang menduduki jabatan eselon I, eselon II, maupun jabatan fungsional. Kalau selama ini usia pensiun maksimal 60 tahun, dengan aturan baru usia 62 tahun boleh menjabat.

Beleid baru ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 19/2013 tentang Perubahan Keempat atas PP No. 32/1979 tentang Pemberhentian PNS. Tapi ada beberapa syarat bagi PNS yang boleh melanggengkan jabatan hingga umur 62 tahun.

Pertama, PNS harus memiliki keahlian dan pengalaman yang sangat dibutuhkan organisasi. Kedua, memiliki kinerja yang baik. Ketiga, memiliki moral dan integritas yang baik. Terakhir, sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan oleh keterangan dokter.

Muhammad Imanuddin, Kepala Biro Hukum dan Humas Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kempan dan RB) menjelaskan, perubahan umur pensiun ini karena aturan lama sudah tidak sesuai. "Kebijakan ini untuk mengatur atau memfasilitasi pejabat eselon I yang dinilai karena kecakapannya," katanya, Kamis (11/4).

Tapi di mata Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio kebijakan ini akan menghambat regenerasi di pemerintahan. "Kalau sudah tua istirahat saja, berikan kesempatan bagi pemuda, pemikirannya lebih segar," ujarnya. Kebijakan ini juga memboroskan anggaran, karena harus membayar tunjangan jabatan. (ktc/red)



[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
Kamis, 25/08/2016 - 16:24:55 WIB
Dipicu Dugaan Seorang Warga Tewas Tertembak,
Warga dan Polisi di Selatpanjang Bentrok
Kamis, 25/08/2016 - 15:38:35 WIB
Akibat Pemugaran
Mesjid Raya Senapelan Pekanbaru Dicabut Status dari Cagar Budaya
Kamis, 25/08/2016 - 15:14:46 WIB
Rp175-300 Ribu per Bulan,
Rusunawa Pemko Mulai Disewakan dengan Tarif Mulai Rp175.000 per Bulan
Kamis, 25/08/2016 - 14:55:22 WIB
TP PKK Bengkalis Susun Program Sinergi dengan Pembangunan Pemkab
Kamis, 25/08/2016 - 11:36:27 WIB
Ramai-ramai Datangi ke RSUD,
Warga Selatpanjang Pertanyakan Tewasnya Pembunuh Polisi
Kamis, 25/08/2016 - 11:17:17 WIB
Aset PCR Dihibahkan Chevron ke Yayasan PCR
Kamis, 25/08/2016 - 10:23:01 WIB
Desa Bakor Meranti akan Jadi Tuan Rumah Bhakti Pemuda se Riau 2016
Kamis, 25/08/2016 - 09:44:12 WIB
Tuna, Cakalang dan Tongkol Ikan Paling Banyak Dikonsumsi 'Orang Kita'
Kamis, 25/08/2016 - 09:24:28 WIB
Akan Beri Reward ke Polda-Polres Berprestasi
Kapolri: Jangan Hanya Kurir, Tangkap Tokoh Kunci Pengedar Narkoba
Kamis, 25/08/2016 - 08:55:00 WIB
Bupati Ingatkan Masyarakat Muara Basung Bahaya Narkoba
Kamis, 25/08/2016 - 08:53:45 WIB
Amril: Bangun Negeri Ini Butuh Keterlibatan Semua Pihak
Kamis, 25/08/2016 - 08:49:16 WIB
Warga Bengkalis Belum Miliki e-KTP, Diminta Lakukan Perekeman
Rabu, 24/08/2016 - 17:18:58 WIB
Pemkab Didesak Cairkan Penyertaan Modal ke PT BLJ untuk Bayar Pesangon
Rabu, 24/08/2016 - 17:12:02 WIB
Pilwako Pekanbaru,
Mau Kolaisi dengan Golkar? Bersedia Jadi Nomor Dua
Rabu, 24/08/2016 - 16:55:41 WIB
Kantongi Laporan PPATK,
KPK Segera Kenakan TPPU ke Gubernur Nur Alam
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Redaksi | Index
Copyright 2012-2016 SULUH RIAU , All Rights Reserved