Jum'at, 01 Juli 2016
Jokowi: Polri Harus Berubah, Jangan Ada Lagi Pungutan Liar dan Makelar Kasus | Kasatpol PP Riau Foto dan Laporkan ke Gubri Jika Melihat Mobdin Dibawa Mudik | Pelunasan Haji Tahap Dua Ditutup, Ada Sisa Kuota 1.375 Orang | Letuskan Senpi, Rp450 Juta Uang ADD Bengkalis di Rampok | Libur Panjang Idul Fitri, Pemkab Imbau Waspadai Karlahut | Bupati Dukung AKN Jadi Satker Mandiri Bengkalis
 
Sosial Budaya
Revisi Aturan Kepegawaian
Usia Pensiun Diperpanjang, PNS Bekerja Sampai 62 Tahun

Sosial Budaya - red - Jumat, 12/04/2013 - 11:16:19 WIB

JAKARTA, Suluhriau.com- Pemerintah memperpanjang batas pensiun pegawai negeri sipil (PNS) yang menduduki jabatan eselon I, eselon II, maupun jabatan fungsional. Kalau selama ini usia pensiun maksimal 60 tahun, dengan aturan baru usia 62 tahun boleh menjabat.

Beleid baru ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 19/2013 tentang Perubahan Keempat atas PP No. 32/1979 tentang Pemberhentian PNS. Tapi ada beberapa syarat bagi PNS yang boleh melanggengkan jabatan hingga umur 62 tahun.

Pertama, PNS harus memiliki keahlian dan pengalaman yang sangat dibutuhkan organisasi. Kedua, memiliki kinerja yang baik. Ketiga, memiliki moral dan integritas yang baik. Terakhir, sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan oleh keterangan dokter.

Muhammad Imanuddin, Kepala Biro Hukum dan Humas Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kempan dan RB) menjelaskan, perubahan umur pensiun ini karena aturan lama sudah tidak sesuai. "Kebijakan ini untuk mengatur atau memfasilitasi pejabat eselon I yang dinilai karena kecakapannya," katanya, Kamis (11/4).

Tapi di mata Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio kebijakan ini akan menghambat regenerasi di pemerintahan. "Kalau sudah tua istirahat saja, berikan kesempatan bagi pemuda, pemikirannya lebih segar," ujarnya. Kebijakan ini juga memboroskan anggaran, karena harus membayar tunjangan jabatan. (ktc/red)



[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
Senin, 10/11/2014 - 17:42:57 WIB
Kumpulkan 12 Kementerian, KPK Fokus Tekan Korupsi di Sektor Kehutanan
Kamis, 02/01/2014 - 12:17:50 WIB
Harga Elpiji 12 Kg Naik
Jumat, 27/03/2015 - 10:31:53 WIB
Hotel Tiga Dara Tawarkan Wisata Alami
Senin, 03/12/2012 - 11:05:10 WIB
Realisasi PBB Pekanbaru Over Target
Jumat, 22/04/2016 - 08:37:57 WIB
Silaturrahmi dengan Warga, Wako Seru Terus Dukung Pembangunan
Kamis, 07/02/2013 - 15:21:10 WIB
Anggaran RSBI akan Digunakan Peningkatan Mutu
Jumat, 27/03/2015 - 11:43:19 WIB
Ajang Bhakti Pemuda Antar Daerah
Di Era Global Ini, Pemuda Harus Berkarakter dan Jiwa Saing
Senin, 23/05/2016 - 21:14:11 WIB
Septina Masuk Usulan 10 Nama akan Diplenokan untuk Bacalon Wako dari Golkar
Senin, 02/05/2016 - 14:18:23 WIB
Bejat, Ayah Tiri Cabuli Putrinya Berulang Kali Didepan Sang Istri
Jumat, 13/07/2012 - 20:40:25 WIB
Alasan Jaga Malam
Test Urine Dadakan, Banyak Anggota Satpol PP tak Masuk
Kamis, 03/04/2014 - 09:06:33 WIB
Pemilu di Lima Desa Menjadi Urusan Pusat
Kamis, 03/04/2014 - 10:10:23 WIB
Polda Riau Tunggu Laporan Resmi Dugaan Onkum Polisi Miliki Lahan di Cager Biosfer
Kamis, 03/04/2014 - 09:02:04 WIB
KPU Rohul Belum Terima Juga Logistik Pemilu
Senin, 31/03/2014 - 11:01:21 WIB
Sisa Kertas Suara di Hongkong 110 Ribu Lebih
Sabtu, 29/03/2014 - 10:41:20 WIB
Final, DPT Pekanbaru 612.106 Pemilih
Jumat, 05/02/2016 - 13:13:26 WIB
6 Fakta Menarik Kembang Kol
Kamis, 03/04/2014 - 09:06:33 WIB
Pemilu di Lima Desa Menjadi Urusan Pusat
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Redaksi | Index
Copyright 2012-2016 SULUH RIAU , All Rights Reserved