Kamis, 23 Oktober 2014
KPK Periksa Petinggi PT Duta Palma & Mantan Kadishut | Chevron Sesalkan Putusan MA di Kasus Bioremediasi | Muhammadiyah Tegaskan Perkawinan Beda Agama Haram | Yusril: Pembentukan Kabinet Jokowi-JK Tak Perlu Pertimbangan DPR | Abaikan Rekomendasi KPK, Pemerintahan Jokowi tak Akan Bersih | Plt Gubri Sampaikan Program "Sikawan" Saat Musda REI
 
Sosial Budaya
Revisi Aturan Kepegawaian
Usia Pensiun Diperpanjang, PNS Bekerja Sampai 62 Tahun

Sosial Budaya - red - Jumat, 12/04/2013 - 11:16:19 WIB

JAKARTA, Suluhriau.com- Pemerintah memperpanjang batas pensiun pegawai negeri sipil (PNS) yang menduduki jabatan eselon I, eselon II, maupun jabatan fungsional. Kalau selama ini usia pensiun maksimal 60 tahun, dengan aturan baru usia 62 tahun boleh menjabat.

Beleid baru ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 19/2013 tentang Perubahan Keempat atas PP No. 32/1979 tentang Pemberhentian PNS. Tapi ada beberapa syarat bagi PNS yang boleh melanggengkan jabatan hingga umur 62 tahun.

Pertama, PNS harus memiliki keahlian dan pengalaman yang sangat dibutuhkan organisasi. Kedua, memiliki kinerja yang baik. Ketiga, memiliki moral dan integritas yang baik. Terakhir, sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan oleh keterangan dokter.

Muhammad Imanuddin, Kepala Biro Hukum dan Humas Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kempan dan RB) menjelaskan, perubahan umur pensiun ini karena aturan lama sudah tidak sesuai. "Kebijakan ini untuk mengatur atau memfasilitasi pejabat eselon I yang dinilai karena kecakapannya," katanya, Kamis (11/4).

Tapi di mata Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio kebijakan ini akan menghambat regenerasi di pemerintahan. "Kalau sudah tua istirahat saja, berikan kesempatan bagi pemuda, pemikirannya lebih segar," ujarnya. Kebijakan ini juga memboroskan anggaran, karena harus membayar tunjangan jabatan. (ktc/red)

(0) Komentar

[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
Kamis, 23/10/2014 - 10:39:39 WIB
Masih Saksi untuk Gubri Annas Maamun
KPK Periksa Petinggi PT Duta Palma & Mantan Kadishut
Kamis, 23/10/2014 - 10:21:52 WIB
Chevron Sesalkan Putusan MA di Kasus Bioremediasi
Kamis, 23/10/2014 - 10:18:09 WIB
Muhammadiyah Tegaskan Perkawinan Beda Agama Haram
Rabu, 22/10/2014 - 20:14:36 WIB
Yusril: Pembentukan Kabinet Jokowi-JK Tak Perlu Pertimbangan DPR
Rabu, 22/10/2014 - 19:59:42 WIB
Abaikan Rekomendasi KPK, Pemerintahan Jokowi tak Akan Bersih
Rabu, 22/10/2014 - 19:43:30 WIB
Plt Gubri Sampaikan Program "Sikawan" Saat Musda REI
Rabu, 22/10/2014 - 19:24:08 WIB
Dituding Terima Suap Pizza Hut, Wako: Itu Fitnah
Rabu, 22/10/2014 - 19:10:03 WIB
Gempur Desak Kejati Usut Dugaan Suap Wako, Kejati: Dipelajari Dulu
Rabu, 22/10/2014 - 19:08:14 WIB
Untuk Kasus Gubri Nonaktif Annas Maamun,
Pegawai Protokol Diperiksa KPK Terkait Uang Rp500 Juta
Rabu, 22/10/2014 - 15:14:09 WIB
Datangi DPRD Pekanbaru
PKL Sampaikan Keberatan Penggusuran, DPRD: Pemko Jangan Tebang Pilih
Rabu, 22/10/2014 - 14:09:24 WIB
Ribuan Santri PDTA Pawai Taaruf Sambut Tahun Baru Hijriyah 1436
Rabu, 22/10/2014 - 10:01:12 WIB
Hadapi MEA 2015, Plt Gubernur Minta Perbankan-UMKM Sinergi
Rabu, 22/10/2014 - 09:29:41 WIB
Kenaikan Harga BBM Akan Picu Biaya Logistik Naik 70%
Rabu, 22/10/2014 - 09:19:26 WIB
Kasatpol PP Diberhentikan Karena Terima Suap Rp100 Juta
Rabu, 22/10/2014 - 09:03:21 WIB
Harumkan Indonesia di Tingkat Dunia
SMP Santa Maria Pekanbaru Raih Medali Emas Lomba Matematika di India
Kamis, 17/05/2012 - 15:59:46 WIB
Cicin Kelokesi Zulfan, S
Keindahan dan Pesona Batu Akik
Sabtu, 23/02/2013 - 16:05:33 WIB
Pasca RSBI Dibubarkan
SMAN 8 Masih Tunggu Instruksi untuk Penerimaan Siswa Baru
Minggu, 30/06/2013 - 19:52:13 WIB
Di Arak Hingga 7 Km
Di Tambang, Ribuan Masyarakat Beri Dukungan ke Herman-Agus
Kamis, 03/04/2014 - 10:10:23 WIB
Polda Riau Tunggu Laporan Resmi Dugaan Onkum Polisi Miliki Lahan di Cager Biosfer
Rabu, 02/04/2014 - 09:06:07 WIB
Sisa Dana Diyat untuk Satinah akan Dialokasikan ke TKI Bermasalah Lainnya
Sabtu, 29/03/2014 - 11:04:34 WIB
KPK Pertimbangkan Buka Cabang di Daerah
Kamis, 22/08/2013 - 08:12:50 WIB
Ini Kampanye "TEPAT" Selalu Membludak
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Kupas Berita | Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Redaksi | Index
Copyright 2012-2014 SULUH RIAU , All Rights Reserved