Sabtu, 30 April 2016
Peringati Hari Buruh, Polda Riau Terjunkan 3400 Personil | Mahasiswa STAI Ar-Ridho Dikasih Pengetahuan Pemilu Partisipatif | Firdaus Tampung Aspirasi Masyarakat Bagan Hulu | Pekan Depan, Naskah UN SMP se-Riau Didistribusikan | Bupati Bengkalis Harapkan Lahir Azwan-Azwan Baru | Warga Pangean Temukan Bayi di Depan Teras Rumahnya
 
Sosial Budaya
Revisi Aturan Kepegawaian
Usia Pensiun Diperpanjang, PNS Bekerja Sampai 62 Tahun

Sosial Budaya - red - Jumat, 12/04/2013 - 11:16:19 WIB

JAKARTA, Suluhriau.com- Pemerintah memperpanjang batas pensiun pegawai negeri sipil (PNS) yang menduduki jabatan eselon I, eselon II, maupun jabatan fungsional. Kalau selama ini usia pensiun maksimal 60 tahun, dengan aturan baru usia 62 tahun boleh menjabat.

Beleid baru ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 19/2013 tentang Perubahan Keempat atas PP No. 32/1979 tentang Pemberhentian PNS. Tapi ada beberapa syarat bagi PNS yang boleh melanggengkan jabatan hingga umur 62 tahun.

Pertama, PNS harus memiliki keahlian dan pengalaman yang sangat dibutuhkan organisasi. Kedua, memiliki kinerja yang baik. Ketiga, memiliki moral dan integritas yang baik. Terakhir, sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan oleh keterangan dokter.

Muhammad Imanuddin, Kepala Biro Hukum dan Humas Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kempan dan RB) menjelaskan, perubahan umur pensiun ini karena aturan lama sudah tidak sesuai. "Kebijakan ini untuk mengatur atau memfasilitasi pejabat eselon I yang dinilai karena kecakapannya," katanya, Kamis (11/4).

Tapi di mata Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio kebijakan ini akan menghambat regenerasi di pemerintahan. "Kalau sudah tua istirahat saja, berikan kesempatan bagi pemuda, pemikirannya lebih segar," ujarnya. Kebijakan ini juga memboroskan anggaran, karena harus membayar tunjangan jabatan. (ktc/red)



[ Kirim Komentar ]
Nama
Email
Komentar



(*Masukkan 6 kode diatas)

 
Sabtu, 30/04/2016 - 13:41:32 WIB
Peringati Hari Buruh, Polda Riau Terjunkan 3400 Personil
Sabtu, 30/04/2016 - 12:26:55 WIB
Mahasiswa STAI Ar-Ridho Dikasih Pengetahuan Pemilu Partisipatif
Sabtu, 30/04/2016 - 12:03:12 WIB
Firdaus Tampung Aspirasi Masyarakat Bagan Hulu
Sabtu, 30/04/2016 - 11:09:34 WIB
Pekan Depan, Naskah UN SMP se-Riau Didistribusikan
Sabtu, 30/04/2016 - 10:43:43 WIB
MTQ ke-21 Kecamatan Bantan,
Bupati Bengkalis Harapkan Lahir Azwan-Azwan Baru
Sabtu, 30/04/2016 - 10:16:56 WIB
Warga Pangean Temukan Bayi di Depan Teras Rumahnya
Sabtu, 30/04/2016 - 09:49:03 WIB
Kadin Riau Himbau Pelaku Usaha Dukung Sensus Ekonomi 2016
Sabtu, 30/04/2016 - 09:00:33 WIB
Plt Gubri Disebut-sebut Inginkan Ahmad Hijazi Sebagai Sekdaprov Riau
Sabtu, 30/04/2016 - 08:29:29 WIB
Mei 2016, PKS Buka Penjaringan Balon Wako dan Wawako
Jumat, 29/04/2016 - 21:35:33 WIB
Pria Ini Terkejut, Pedagang di Rohul tak Mau Terima Uang Koin
Jumat, 29/04/2016 - 20:29:09 WIB
Sambangi Korban Kebakaran, Bupati Bengkalis Beri Bantuan
Jumat, 29/04/2016 - 20:11:16 WIB
Akan Diperjualbelikan di Pekanbaru,
Polda Riau Bekuk Pelaku Perdagangan Kulit Satwa Liar
Jumat, 29/04/2016 - 19:46:42 WIB
Kasus Korupsi PT BLJ,
Sekda dan Kepala Inspektorat Bengkalis Diperiksa Kejagung
Jumat, 29/04/2016 - 19:15:09 WIB
Sejumlah Mantan & Anggota DPRD Riau Diperiksa,
Penyidik KPK Tanyakan Soal Pembahasan APBD yang Instan
Jumat, 29/04/2016 - 19:10:52 WIB
Jon Erizal: Pemda-Pelaku Usaha Diharapkan Pahami Setiap Paket Kebijakan Ekonomi
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Redaksi | Index
Copyright 2012-2016 SULUH RIAU , All Rights Reserved