Jum'at, 24 09 2021
21 SMK di Riau Ini Jadi Percontohan Program Pusat Keunggulan Kemendikbud-Ristek | Pihak Tergugat Sempat tak Bersedia Berikan Salinan Tanggapan ke Penggugat, LPPHI: Lucu | Pihak Tergugat Sempat tak Bersedia Berikan Salinan Tanggapan ke Penggugat, LPPHI: Lucu | BINDa Riau Gerakan Vaksinasi Massal, Dilakukan Door to Door Lansia tak Perlu Mengantre | Dukung Herd Immunity, DWP Pekanbaru Gelar Vaksinasi Covid-19 Dosis I & II | Bupati Kuansing Andi Ikuti Rapat Forkopinda Bersama Panglima TNI, Kepala BNPB dan Kabaharkam
 
Nasional
Jokowi Bagikan Obat COVID-19 Gratis untuk Pasien Isoman

Nasional - - Kamis, 15/07/2021 - 12:18:40 WIB

SULUHRIAU– Pemerintah resmi membagikan ratusan ribu paket obat -obat bagi pasien COVID-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri atau isoman di rumah.

Acara seremonial pembagian obat itu digelar di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta.

Turut hadir Menteri BUMN Erick Thohir dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

"Untuk tahap sekarang ini yang akan dibagikan 300.000 paket, untuk yang melakukan isolasi mandiri di pulau Jawa dan Bali. Kemudian akan dilanjutkan 300.000 paket lagi untuk yang di luar Jawa," kata Jokowi dalam sambutannya, Kamis 15 Juli 2021.

Presiden mengatakan, bantuan obat - obatan ini juga bersamaan didistrubusi waktunya dengan paket sembako lewat program keluarga harapan. Kepala Negara menjelaskan, paket obat-obatan ini terdiri dari tiga jenis.

Bagi pasien OTG (tanpa gejala), dan gejala ringan yang dibagi dalam dua definisi: hilang penciuman disertai demam dan demam - batuk kering. Untuk dua jenis paket obat gejala ringan ditegaskan perlu pendampingan dokter.

Untuk tanpa gejala hanya diberikan vitamin. Dan dua tipe gejala ringan diberikan obat plus vitamin. Sementara pasien dengan demam dan batuk kering, perlu konsultasi dokter dari Puskemas dan resep dari dokter.

"Ketiga paket obat isoman ini tidak diperjualbelikan. Pasokannya disiapkan oleh Menteri BUMN, yang diproduksi oleh BUMN farmasi dan kemudian pendistribusiannya ini nanti dikoordinasikan oleh Panglima TNI yang nanti tentu saja akan berkoordinasi dengan Pemda sampai pemerintah desa maupun melibatkan Puskesmas, Babinsa, pengurus RT/RW," ujarnya.

"Saya meminta agar dilakukan pengawasan yang ketat di lapangan agar program ini betul-betul bisa maksimal mengurangi risiko karena COVID dan membantu pengobatan warga yang menderita COVID-19 dan saya minta juga agar program ini tidak mengganggu ketersediaan obat esensial terapi COVID-19 di apotek maupun di rumah sakit," kata dia

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, menegaskan tugasTNI memastikan distribusi obat sampai di rumah para pasien.

"Bapak Presiden telah memerintahkan kepada TNI untuk mendistribusikan paket obat- obatan kepada masyarakat di wilayah Jawa dan Bali. Termasuk memastikan bahwa obat tersebut sampai kepada tangan masyarakat yang membutuhkan," kata Panglima. (vvc)



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved