Kamis, 15 April 2021
Situasi Makin Tak Kondusif, 200 Warga Indonesia Tinggalkan Myanmar | Ilham Saputra Resmi Jadi Ketua KPU RI Definitif | Kasus Covid-19 Riau di Posisi 4 Nasional, Gubri Tegaskan Lagi Patuh dengan Prokes | Prof. Quraish Shihab: Masa Nabi, Shalat yang Kita Lakukan Setelah Isya Itu Tidak Dinamai Tarawih | Habib Rizieq Marah-Marah di Ruang Sidang, Tuding Bima Arya Berbohong | Wako Pekanbaru Tegaskan ke Kepala Sekolah Disiplin Terapkan Prokes Covid-19 Saat Belajar Tatap Muka
 
Daerah
Keracunan Gas Kimia, Bos Kerajinan Penyamakan Kulit dan 3 Pekerja Tewas

Daerah - - Sabtu, 19/12/2020 - 16:45:06 WIB

SULUHRIAU - Don Tambunan, bos usaha kerajinan penyamakan kulit di Perum Taman Griya No.49 B, Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, ditemukan tewas bersama tiga karyawannya, yakni Rivaldo Simagunsong, Ardi Silitonga dan Jaksa Napitupulu.

Keempatnya tewas karena keracunan gas kimia yang bocor pada sebuah rumah toko (ruko) lantai dua yang mereka tempati.

"Iya, ada yang tewas karena keracunan, empat orang. Salah satunya pemilik ruko meninggal di RS Bali Jimbaran, sedangkan tiga pekerjanya meninggal di lokasi kejadian," kata Kapolsek Kuta Selatan, AKP Yusak Agustinus saat dikonfirmasi di Denpasar, Sabtu (19/12/2020) dilansir Antara.

Kapolsek mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (19/12/2020) sekitar pukul 10.20 WITA. "Penanganan awal, mengevakuasi korban oleh Basarnas menggunakan tabung pengaman, karena di TKP bau gas masih menyengat," kata Kapolsek.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum bisa melakukan identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut, karena bau di sekitar lokasi kejadian masih menyengat. "Belum tahu karena apa, kita belum bisa masuk karena masih bau gas," ujarnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Gede Darmada mengatakan, empat orang meninggal karena gas beracun yang bocor.

"Mereka sedang melakukan kegiatan usaha penyamakan kulit, tiba-tiba saja musibah tersebut terjadi. Laporan yang kami terima, beberapa orang selamat, tapi empat lainnya meninggal," katanya.

Seluruh korban telah dikeluarkan, dan langsung dibawa ke RSUP Sanglah menggunakan Ambulans BPBD Badung. (***)



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved