Rabu, 21 Oktober 2020
Ini Alasan Tokoh KAMI Ahmad Yani Menolak Ditangkap Polisi | Pemerintah Canangkan Sagu Sebagai Gerakan Diversifikasi Pangan Sehat | Bupati Irwan dan Kabulog Buwas Bahas Masa Depan Sagu | Pemerintah Siapkan Aturan Blokir Medsos, Begini Penjelasannya | Diresmikan Bupati Irwan, Bank Riau-Kepri Serahkan Bantuan CSR Bangun RKB Pontren Darul Fikri | Ada Juknis dari Kemenag Penggunaan Dana BOS 2020 yang Mesti Diketahui Madrasah dan Pesantren
 
Sosial Budaya
Tausyiah di Tenayan, Ustadz Abdul Somad Ajak Orangtua tak Bosan Cerewet Mendidik Anak

Sosial Budaya - - Jumat, 18/09/2020 - 19:36:38 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Ustazd Abdul Somad (UAS) mengajak orangtua untuk tidak bosan cerewet dalam mendidik anak.

Hal itu disampaikan UAS dalam tausyiah Jumat (18/9/2020) terkait acara Berbagi Sembako di RT 02 RW 04 Kelurahan Tuah Negeri Kecamatan Tenayan Raya dipusatkan di Mesjid Nurul Ikhlas.

Dalam kesempatan itu UAS mengatakan, anak-anak bisa menjadi tiket orangtua masuk surga. Namun demikian bisa juga menjadi penjegal dan menyeret orangtua masuk neraka.

"Oleh sebab para orangtua sabar  dalam mendidik anak-anak tetaplah cerewet dalam mendidik mereka (anak) agar tidak ada tangisan penyesalan di masa mendatang," kata .

Ustadz kondang ini mengaku mengaku sangat senang anak-anak diajak ke masjid, dan mendoakan semoga mereka menjadi anak-anak shaih-shalihan yang akan menjadi pilar utama negeri menjaga peradaban.

UAS optimis mereka yang akan melahirkan generasi-generasi hebat pemimpin Negeri di masa datang. "Namun dengan syarat mereka mesti dididik dengan baik di rumah dan di sekolah. Mereka disekolahkan di pesantren dan madrasah," ujar alumni Darul Hadist Maroko tersebut.

Pada awal tausyiah,  UAS meminta semua anak-anak yang hadir di Masjid Nurul Ikhlas untuk berdiri. Ia lalu mentalqinkan dan mengajak anak-anak membaca surah al-Fatihah.

Setelah mentalqinkan mereka membaca al-Fatihah, UAS menekankan kepada para orangtua yang hadir tentang pentingnya anak-anak pandai baca Al Qur'an.

UAS meminta pengurus masjid dan pemerintah kelurahan untuk mengadakan kegiatan Maghrib Mengaji, agar anak-anak belajar mengaji dan akidah masyarakat kampung tetap terjaga.

Setelah menyampaikan taushiyah, UAS bersama Yayasan Tabung Wakaf Umat (YTWU) membagikan Al Qur'an dan Buku Iqra' yang didonasikan melalui Yayasan Ruang Baik, membagikan sembako kepada 50 penerima manfaat yang berasal dari donatur melalui Yayasan Tabung Wakaf Umat, Dompet Dhuafa Riau, dan Komunitas Siti Khadijah, serta membagikan zakat dalam bentuk uang tunai kepada 28 mustahiq.

Dan untuk mendukung dakwah masa depan, Yayasan Tabung Wakaf Umat menerima wakaf produktif penanaman jeruk nipis senilai Rp15 juta dari Komunitas Siti Khadijah. (sr2)



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved