Kamis, 25 Februari 2021
Presiden Lantik Gubernur-Wakil Gubernur Kepulauan Riau | Presiden Jokowi Sampaikan Alasan Awak Media Diberi Vaksin Covid-19 | Fenomena Langka, Penampakan Burung Setengah Jantan dan Betina yang Tertangkap Kamera | Menteri LHK Sampaikan Perlu Perubahan Paradigma Pengelolaan Sampah, Ini Kata Wako Pekanbaru | AHY Digulingkan, SBY: Saya Turun Gunung! | Gigit Alu Bobot 20 Kg, Pertunjukan Tari Losung Kampar Pukau Pengunjung di Event Pariwisata 2021
 
Hukrim
Undangan Sudah Disebar dan 2 Hari lagi Menikah, Calon Manten Pria Ditemukan Gantung Diri

Hukrim - - Rabu, 05/08/2020 - 22:41:22 WIB

SULUHRIAU- Kebahagiaan DS (19) untuk membangun mahligai rumah tangga bersama kekasih tercinta sontak berakhir duka. Angan-angannya hidup bahagia bersama pujaan hati langsung sirna begitu, sang calon suami mendadak meninggal dunia.

Padahal, acara ijab kabul pernikahan mereka tinggal dua hari lagi. Undangan pun sudah disebar, baik kepada keluarga, tetangga, maupun sahabat-sahabat dekat mereka.

Lebih menyakitkan lagi, ketika mengetahui sang pujaan hati MA alias Aldi (20), mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di rumahnya, di Jalan Seram, Gang Selamat, Kelurahan Bantan, Siantar Barat yang ditemukan Rabu (5/8/2020) sekira jam 06.00 Wib


Kondisi itu pun sontak membuat geger warga sekitar serta keluarga DS.

Aldi ditemukan tewas tergantung dengan seutas tali pengikat kambing, yang diikatkan pada palang broti di dapur rumahnya.

Dilansir dari Metro24jam.com, sebelum kejadian tersebut Aldi sempat menghubungi DS melalui telepon dan mengatakan dia hendak datang ke rumah calon istrinya itu di Jalan Batalyon, Kelurahan Bukit Sofa, Siantar Sitalasari.

Saat itu, DS pun mengiyakan. Namun, setelah ditunggu beberapa lama, MA ternyata tak kunjung muncul. DS pun pergi ke Jalan Seram, ke kediaman calon suaminnya.

Sampai di sana, gadis itu kaget bukan kepalang karena melihat calon suaminya tergantung dengan seutas tali dengan lidah sudah menjulur keluar.

“Benar, hari Jum’at (7/8/2020) inilah korban sama calonnya si DS rencananya akan nikah. Menurut pengakuan orangtuanya, undangan pernikahan mereka pun sudah banyak disebar. Itu saja kata orangtua korban tadi,” kata Lurah Bantan. Aziz Syaputra.

Ia menambahkan, kematian pemuda itu diketahuinya setelah mendapat kabar dari pihak keluarganya.

Berdasarkan pengakuan yang diperoleh dari calon manten wanita, motif MA mengakhiri hidup dengan gantung diri diduga karena faktor ekonomi.

“Kalau masalah hubungan sama sekali tidak ada masalah, keduanya selalu harmonis. Ya mungkin bisa saja, korban nekat karena mikir ekonomi. Apalagi nikah ini kan banyak biaya,” sebut Lurah Aziz mengakhiri.

Sementara itu, personel Polsek Siantar Barat yang mendapat informasi langsung mendatangi lokasi temuan. Setelah dilakukan olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan oleh orang lain di tubuh MA.

“Keluarga membuat surat pernyataan tidak keberatan atas kematian korban, karena murni akibat gantung diri,” kata Kapolsek Siantar Barat Iptu Esron Siahaan. (***)

Editor: Jandri



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved