Selasa, 22 09 2020
Waspada Covid-19, Pegawai di Lingkungan Kemenag Pekanbaru 75 Persen WFH | Pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Riau di Pelalawan Ditunda April 2021 | Tengku Mukhlis Dilantik Jadi Ketum LPTQ Pelalawan Masa Bakti 2019-2024 | Kecamatan Marpoyan Damai Siap-siap untuk Berlakukan PSBM | Sebanyak 118 ASN Pemprov Riau Positif Covid-19 | Suami yang Belah Perut Istrinya Mengaku "Tak Sengaja", Bayinya Tewas
 
Sosial Budaya
Perdana dalam 86 Tahun, Hagia Sophia Akan Kembali Gelar Shalat Jumat Hari Ini

Sosial Budaya - - Jumat, 24/07/2020 - 10:29:42 WIB

SULUHRIAU- Hagia Sophia akan menggelar shalat berjamaah pertamanya pada Jumat (24/7/2020), dua pekan setelah Presiden Recep Tayyip Erdogan kembali menjadikan bangunan itu sebagai masjid.

Ini akan menjadi pertama kalinya dalam 86 tahun Hagia Sophia digunakan untuk shalat Jumat. Bangunan ikonik Kota Istanbul itu diubah menjadi museum pada 1934 oleh Pemimpin Turki Mustafa Kemal Attaturk.

Shalat Jumat perdana di Hagia Sophia diperkirakan akan dihadiri hingga 2.000 jamaah, yang diharuskan mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona, termasuk dengan mengenakan masker, hand sanitizer dan penjagaan jarak sosial.

Badan Urusan Agama Nasional Turki (Diyanet) menyebut, pemerintah telah menunjuk Ferruh Mustuer sebagai imam pertama dan Alpcan Celik sebagai muazin.

Presiden Recep Tayyip Erdogan telah mengundang sejumlah pemimpin asing untuk mengikuti sholat berjamaah perdana tersebut, dengan Presiden Azerbaijan dan Penguasa Qatar diharapkan akan hadir. Erdogan sendiri juga akan mengikuti sholat Jumat perdana ini.

Mosaik dan lukisan yang menampilkan tokoh Kristen di Hagia Sophia akan ditutupi oleh tirai selama sholat. Mekanisme tirai yang digunakan serupa dengan industri film, tanpa menggunakan paku dalam pemasangannya.

Perancah yang dibangun untuk pekerjaan restorasi Hagia Sophia akan ditutupi dengan tirai selama sholat Jumat.

Dibangun 1.500 tahun yang lalu sebagai katedral Kristen Ortodoks, Hagia Sophia dikonversi menjadi masjid setelah penaklukan Ottoman pada 1453. Pada 1934 Hagia Sophia diubah menjadi museum dan sekarang menjadi situs Warisan Dunia Unesco.

Namun, akhir bulan lalu pengadilan Turki menyebut perubahan Hagia Sophia menjadi museum tidak sah, sehingga Presiden Erdogan kembali mengubahnya menjadi masjid.

Editor: Jandri
Sumber: Okezone.com

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved