Sabtu, 08 08 2020
UAS: Yang Ingin MUI Bubar Justru Masuk Bui Duluan | Usai Diperiksa, Pengacara Djoko Tjandra Anita Kolopaking Ditahan di Rutan Bareskrim | Gagal Lagi di Liga Champions, Presiden Juventus Bahas Isu Kepindahan Ronaldo | Pesawat India Terbelah Menjadi Dua Bagian saat Mendarat di Bandara Calicut, 17 Orang Tewas | Ketua Bawaslu Riau Nilai Penyelesaian Sengketa Pilkada Inhu Sudah Sesuai Prosedur | Kadispar Riau Dukung Program-Program Aseri Bangun Seni dan Pariwisata
 
Daerah
Hadiri Konfercab I PMII Meranti, Asisten III Sekdakab Harap Mahasiswa Berkontribusi untuk Pembangu

Daerah - - Jumat, 10/07/2020 - 21:33:54 WIB

SULUHRIAU, Meranti- Asisten III Sekdakab. Meranti H. Rosdaner SPd M.Si, membuka Konferensi I Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Aula Kantor Bupati Meranti, Jumat (10/7/2020).

Dalam kesempatan tersebut Rosdaner  berharap mahasiswa dapat menjadi mitra Pemda dan memberikan kontribusi dalam membangunan Meranti.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kasat Lantas AKP. Deswandi, Mantan Ketua PMII Meranti Hanafi, Ketua KNPI Meranti Rudi Tanjung, Perwakilan IPNU, HMI dan lainnya.

Seperti disampaikan Mantan Ketua PMII Meranti Hanafi, sebagai mahasiswa harus eksis memberikan kontribusi bagi kemajuan pembangunan Meranti. Caranya dengan tetap bersifat kritis mengawal semua dinamika khususnya kebijakan pemerintah demi kepentingan rakyat.

Namun sifat kritis hendaklah dijalankan secara beretika dan konstruktif artinya tidak hanya bisa mengkritisi tapi harus disertai dengan solusi yang mampu memberikan semangat positif bagi kemajuan Meranti.

"Mahasiswa harus terus bergerak mengawal semua dinamika secara kritis namun mengkritisi hendaklah disampaikan secara konstruktif," ujarnya.

Terakhir ia berharap kader PMII dapat menjadi pemuda-pemudi yang memiliki semangat juang tinggi yang kedepan dalat menggantikan estafet kepemimpinan di Kep. Meranti yang dicintai.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua KNPI Meranti Rudi Tanjung, menurutnya pelatihan Kader Dasar dan Konfercab PMII ini hendaknya dapat menjadi momentum dalam mencetak Kader yang kritis yang nantinya mampu mewarnai pergerakan pemuda dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Para kader PMII harus bisa menjadi mitra pemerintah yang kritis namun tetap disampaikan dengan cara elegan dan beradap.

"PMII harus dapat menjadi mita pemerintah yang kritis tidak lembek, namun tetap disampaikan dengan cara cara yang beradap dalam mengawal kebijakan pemerintah demi kepentingan rakyat," ucapnya.

Salah satu bertepatan dengan moment Pilkada serentak di Kabupaten Kepulauan Meranti, Rudi berharap kepada pengurus PMII dapat menjadi penengah mengawal Pilkada yang bersih dengan tidak ikut-ikutan mendukung salah satu calon.

Menyikapi kegiatan ini, disambut baik oleh Asisten III Sekdakab. Meranti, menurutnya kegiatan ini sangat cukup strategis dalam membentuk karakter generasi muda Meranti sesuai dengan tema acara yang kuat, kritis dan berjiwa militan.

Selanjutnya Asisten III menjelaskan organisasi hendaknya dibentuk dengan hati suci dan niat yang baik agar mampu bertahan dan berjalan sesuai dengan apa yang inhin dicapai. Pemuda generasi penerus Meranti yang tergabung dalam organisasi harus mengesampingkan ego sektoral agar mampu mencapai semua target yang telah direncanakan.

"Yang penting adalah semangat persatuan dan silahturahmi untuk menghindari terjadi konflik, banyak silahturahmi banyak pengalaman," jelasnya.

Sebagai mitra pemerintah yang kritis harus memiliki alasan yang kuat dalam menyampaikan aspirasi.

"Silahkan kritis tapi memiliki alasan yang kuat dan terpenting dapat memberikan solusi sehingga semua masalah dapat diselesaikan," paparnya.

Pemerintah Daerah menyadari lahirnya reformasi tidak terlepas dari peran mahasiswa namun dalam menyampaikan aspirasi tetap menjaga etika yang sifatnya membangun.

Mahasiswa juga harus dapat menjadi pencerah ditengah masyarakat misal memberikan pengertian kepada masyarakat penerima manfaat bantuan Covid-19. Dimana masyarakat yang berhak menerima adalah masyarakat miskin yang terdampak Covid-19 bukan untuk masyarakat yang mampu.

Sebagai garda terdepan dalam membangun Meranti mahasiswa hendaknya dapat menjadi mitra Pemda dalam membangun daerah khususnya menekan angka kemiskinan di Meranti dengan melakukan berbagai inovasi.

"Semoga dapat membantu pembangunan Meranti jadi lebih baik lagi kedepan," pungkas H. Rosdaner. (Hpm)

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved