Selasa, 04 08 2020
Fakta-fakta Telur Dimasukkan ke Kemaluan hingga Uang yang Disetor ke Dukun Cabul | Juli 2020, Riau Alami Deflasi 0,24 Persen | Demi Ubah Konstitusi, Presiden Mainkan Politik Dinasti Tingkat Tinggi | Kapolres Lhokseumawe Positif Covid-19 | Kakan Kemenag Sebut di tengah Covid-19 Semangat Berqurban tak Pudar | 5 Agustus 2020, Siswa SMP Sederajat di Kabupaten Meranti Memulai PBM Tatap Muka
 
Ekbis
Sepekan Kedepan, Harga Sawit Riau Alami Penurunan

Ekbis - - Selasa, 07/07/2020 - 17:07:00 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Berdasarkan hasil rapat tim penetapan harga tandah buah segar (tbs) kelapa sawit, harga mengalami penurunan untuk satu pekan kedepan.
 
Berdasarkan hasil rapat tim penetapan harga tandah buah segar (tbs) kelapa sawit, selasa 7 juli 2020, harga mengalami penurunan untuk satu pekan kedepan, atau untuk periode 8  sampai 14 juli 2020, harga TBS umur 3 th (Rp 1.174,70)  umur 4th (Rp 1.272,26), umur 5th (Rp 1.390,28), umur 6th (rp 1.423,63), umur 7th (Rp 1.479,08); umur 8th (rp 1.519,87).

Umur 9th (Rp 1.555,55);umur 10th-20th rp 1.591,94); umur 21th (rp 1.524,40); umur 22th (Rp 1.516,76); umur 23 th (Rp 1.510,39), umur 24 th (Rp 1.446,67); umur 25 th (Rp 1.411,62); indeks k : 86,39 % harga CPO Rp. 7.375,92 harga kernel rp. 4.108,38 turun Rp 25,67 per kg utk umur 10-20 th.

Defris Hatmaja, kepala bidang pengolahan dan pemasaran, dinas perkebunan provinsi Riau, menjelaskan harga tbs kelapa sawit penetapan ke 27 bulan Juli 2020 (periode 8-14 Juli) di tahun 2020 mengalami penurunan pada setiap kelompok umur kelapa sawit dengan jumlah penurunan terbesar terjadi pada kelompok umur 10 - 20 tahun sebesar Rp 25,67/kg atau mencapai 1,59 % dari harga pekan lalu, sehingga harga pembelian tbs petani untuk periode satu pekan kedepan turun menjadi Rp 1.591,94/kg.

Penurunan harga TBS ini disebabkan faktor internal dan faktor eksternal, secara internal turunnya harga tbs disebabkan terjadinya penurunan harga jual CPO dan kernel dari seluruh perusahaan yang menjadi sumber data. tercatat rata-rata penurunan harga jual cpo mencapai Rp58,98,kg dan rata-rata penurunan harga jual kernel mencapai Rp 230,15,kg.

Sementara Hendri, perwakilan perusahaan menambahkan dari faktor eksternal, penurunan harga CPO dipengaruhi kekhawatiran tentang gelombang baru infeksi virus covid-19, penguncian yang diperpanjang di beberapa negara dan munculnya kembali gesekan perdagangan antara AS dan China yang menjadi sentimen negatif yang menjadi membuat pasar menjadi waspada.
 
Selain itu juga merupakan hal yang wajar terjadi koreksi harga setelah terus mengalami kenaikan selama 6 pekan terakhir. [slt]
 

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved