Selasa, 04 08 2020
Fakta-fakta Telur Dimasukkan ke Kemaluan hingga Uang yang Disetor ke Dukun Cabul | Juli 2020, Riau Alami Deflasi 0,24 Persen | Demi Ubah Konstitusi, Presiden Mainkan Politik Dinasti Tingkat Tinggi | Kapolres Lhokseumawe Positif Covid-19 | Kakan Kemenag Sebut di tengah Covid-19 Semangat Berqurban tak Pudar | 5 Agustus 2020, Siswa SMP Sederajat di Kabupaten Meranti Memulai PBM Tatap Muka
 
Daerah
Mengejutkan, Said Hasyim Mundur dari PAN

Daerah - - Senin, 29/06/2020 - 22:47:54 WIB

SULUHRIAU, Meranti- Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Said Hasyim secara mengejutkan mundur dari kader Partai Amanat Nasional (PAN). Hal itu setelah Said mengirimkan surat pengunduran diri kepada DPD PAN Kepulauan Meranti yang dibuat per tanggal 14 Juni 2020.

Sempat ada kabar jika Said akan bergabung dengan Partai Golkar. Kabar itu muncul dari aktivitas Said sebelum mengundurkan diri.

Pengunduran diri Said Hasyim tersebut memang mengejutkan banyak pihak, termasuk ketua DPW PAN dalam hal ini adalah Bupati Kepulauan Meranti, Drs H  Irwan.

Selain menjabat sebagai Ketua Majelis Penasehat Partai Daerah (MPPD) DPD PAN, Said Hasyim juga mendapat rekomendasi dari DPP untuk berlayar menggunakan partai besutan Amien Rais itu.

Ketua DPD PAN Kepulauan Meranti, H Fauzi Hasan angkat bicara soal hengkangnya Said Hasyim dari
dari partai berlambang matahari tersebut. Dimana DPD PAN meminta DPP mengevaluasi kembali terkait pencalonan Said Hasyim dari partai PAN.

"Dengan pengunduran Said Hasyim ini langsung kita sikapi dengan mengadakan rapat bersama seluruh pengurus DPC," kata Fauzi Hasan, Senin (29/6/2020) siang.

Dikatakan Fauzi Hasan, Partai PAN memang memprioritaskan kadernya untuk maju dalam bursa pencalonan Pilkada Kepulauan Meranti.

"Sesuai instruksi dari DPP, kita memang memprioritaskan kader untuk maju dalam Pilkada nanti. Dimana Pak Said Hasyim sudah menjadi kader sejak tahun 2015 lalu. Selain itu dari hasil pleno terdahulu kita juga memberikan peluang seluas-luasnya kepada Said Hasyim yang menjabat sebagai ketua MPPD PAN," ujar Fauzi.

Mantan ketua DPRD Kepulauan Meranti itu juga menyatakan sikap kecewa terhadap wakil Bupati Kepulauan Meranti itu, dimana setelah mendapat rekomendasi dari DPP, Said malah memutar haluan. Walau begitu, Fauzi mengatakan, PAN akan menghormati setiap keputusan yang diambil kadernya. Termasuk pengunduran diri Said Hasyim. Dan sampai saat ini belum diketahui alasan jelas dari pengunduran diri tersebut.

"Kita sangat kecewa dengan keputusan Pak Said Hasyim, dimana kita sudah memberikan jalan dengan merekomendasikan beliau berlayar menggunakan partai PAN dia malah mengundurkan diri. Namun kita paham dalam dinamika politik, mungkin beliau ada pemikiran yang lebih baik, makanya mengundurkan diri, entah merasa tidak cocok atau bagaimana, namun sampai saat ini belum ada alasan jelas dari pengunduran tersebut," kata Fauzi.

Dengan pengunduran tersebut, maka pencalonan Said Hasyim menggunakan Partai PAN digantikan oleh Fauzi Hasan.

"Dengan mengundurnya Said Hasyim dari PAN maka pencalonannya digantikan oleh saya. Tentu disini bukan persoalan menang atau kalah, tetapi kita bertanggung jawab atas PAN sebagai partai pemenang. Dan untuk Said Hasyim pintu sudah tertutup jika dia mau kembali ke PAN," katanya lagi.

Sementara itu salah seorang kader partai PAN, Tedjo juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap Said Hasyim yang mundur dari PAN.

"Sebagai partai pemenang, kami berharap dia maju. Dengan dia mengundurkan diri tanpa alasan jelas,
kami sebagai kader kecewa, karena PAN merupakan partai pertama yang memberikan dia rekomendasi untuk maju dalam Pilkada," kata Tedjo.

Sementara itu Said Hasyim mengatakan alasan dirinya mengundurkan diri adalah karena pilihan hati. Dirinya mengaku saat ini sudah bergabung dengan Partai Golkar. "Saya didukung Golkar juga, saya disuruh pilih antara Golkar atau PAN, saya pilih ke Golkar," ujar Said melalui sambungan telefon Senin (29/6/2020).

Diakui Said sebelumnya dirinya sudah menjadi bergabung dengan partai PAN sejak tahun 2015 dan saat ini dirinya memilih untuk bergabung di partai Golkar. "Inikan namanya pilihan hati masing-masing, tak dapat ditanya kalau dihati itu," tutur Said.

Dirinya juga mengaku tidak khawatir bila sikapnya tersebut nantinya akan berpengaruh terhadap dukungan kepadanya sebagai Bakal Calon Bupati Kepulauan Meranti.

"Inikan soal pilihan hati masing-masing, jadi tidak ada hubungannya ke partai," ujarnya.

Dirinya juga menegaskan bahwa tidak ada masalah dengan Partai PAN. "Hubungan kita semua baik, apalagi partai (PAN) selama ini bagus. Ini hanya masalah hati," pungkas Said. (tmy)

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved