Sabtu, 08 08 2020
UAS: Yang Ingin MUI Bubar Justru Masuk Bui Duluan | Usai Diperiksa, Pengacara Djoko Tjandra Anita Kolopaking Ditahan di Rutan Bareskrim | Gagal Lagi di Liga Champions, Presiden Juventus Bahas Isu Kepindahan Ronaldo | Pesawat India Terbelah Menjadi Dua Bagian saat Mendarat di Bandara Calicut, 17 Orang Tewas | Ketua Bawaslu Riau Nilai Penyelesaian Sengketa Pilkada Inhu Sudah Sesuai Prosedur | Kadispar Riau Dukung Program-Program Aseri Bangun Seni dan Pariwisata
 
Daerah
Sosialisasikan New Normal, Wabup Natuna Ngesti Yuni Ingatkan Tetap Kedepankan Protokol Covid-19

Daerah - - Senin, 08/06/2020 - 08:42:21 WIB

SULUHRIAU, Natuna-Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti menyampaikan penerapan new normal oleh pemerintah pusat untuk menjaga perekonomian masyarakat agar tetap berjalan normal di tengah-tengah pandemi Covid-19.

“Penerapan new normal harus tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan supaya peningkatan ekonomi masyarakat berbanding terbalik dengan penyebaran Covid-19,” ujar Ngesti saat melakukan sosialisasi new normal dan penyerahan bantuan beras bersama Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian di Kecamatan Pulau Tiga Barat, Sabtu (6/6/2020).

Ngesti menekankan, peran serta semua unsur pemerintah dalam upaya pengawasan dan penerapan new normal sehingga semuanya berjalan sengan baik.

“Saya minta kepada Camat dan Kepala Desa tetap melakukan pengawasan terhadap kedatangan kapal-kapal baik kapal barang maupun kapal nelayan dari luar daerah, supaya kita menjaga Natuna sebagai zona hijau,” pinta Ngesti.

Kondisi pandemi Covid-19 selama ini diakui Ngesti, telah membuat perekonomian masyarakat menurun, maka dari itu pemerintah pusat, provinsi, kabupaten sampai desa telah membantu masyarakat dengan berbagai program bantuan supaya dapat meringankan beban masyarakat.





“Pemerintah kecamatan dan perangkat desa harus berusaha mencari solusi dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat, mengalokasikan dana untuk menyelesaikan permasalahan permasalahan sosial, lansia orang yang putus pekerjaan jangan sampai ada yang tertunda pembayarannya, selain daerah pusat dan desa juga untuk masyarakat berjalan aman dan tidak riuh,”pinta Ngesti.



Sementara itu Kapolres Natuna, AKBP Ike Krisnadian yang juga hadir dalam acara tersebut menagaskan sampai saat ini penerapan new normal di Kabupaten Natuna masih bersifat sosialisasi dan upaya persuasif.

“Upaya prefentif dan penindakan belum sampai kita lakukan semuanya dengan pendekatan humanis dan dialogis, jadi kita minta kesadaran masyarakat, pelaku usaha, dan asosiasi untuk memtaati semua aturan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan,”harap Kapolres.



“Kami selalu mengingatkan dan melakukan tahapan sosialisasi dimulai dari tempat- tempat keramaian, mari kita mematuhi ketetapan atau mentaati keputusan pemerintah dalam penerapan new normal kedepan tetap melaksanakan secara humanis dan persuasif tidak bersipat refresif perhatian dan kesadaran bersama supaya tetap menjadi zona hijau,”harap Kapolres. (Adv,Zulkifli*)




 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved