Sabtu, 11 Juli 2020
PT PHE Kampar Akan Aspal Jalan di Lingkungan I Kopau Kel. Kerumutan dan Desa Mak Teduh Sepanjang 4 K | Kunjungi Desa Tj Samak dan Topang, GM Unit Kepri-Riau PT Timah Minta Dukungan Warga | 101 Pejabat Pemko Dilantik, Adizal Jabat Sekretaris Bapenda Pekanbaru | 172 Orang Penyelenggara Pilkada Pelalawan Jalani Rapid Test | Guru SD Ditemukan Tewas Telanjang Dalam Ember, Sebelum Dibunuh Juga Diperkosa Mantan Muridnya | Hadiri Konfercab I PMII Meranti, Asisten III Sekdakab Harap Mahasiswa Berkontribusi untuk Pembangu
 
Kesehatan
Positif Corona RI Naik 973 Sehari, Jubir COVID-19 Beri Peringatan

Kesehatan - - Kamis, 21/05/2020 - 17:57:55 WIB

SULUHRIAU- Kenaikan jumlah pasien positif virus Corona COVID-19 mencapai 973 orang. Untuk itu jumlah pasien positif saat ini telah mencapai 20.162 orang. Peningkatan terbesar terjadi di wilayah Jawa Timur.

Untuk itu juru Bicara Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto memberikan peringatan untuk masyarakat. Ia menyampaikan peningkatan ini disebabkan adanya kelompok rentan yang tertular oleh orang lain.

"Saudara-saudara peningkatan hari ini adalah peningkatan yang tertinggi Oleh karena itu Mari kita kembali kepada hal yang mendasar bahwa kasus baru ini muncul akibat adanya kelompok rentan adanya orang yang rentan yang tertular orang lain yang membawa virus ini yang membawa penyakit ini," ujar Yurianto saat live streaming YouTube BNPB, Kamis, (21/5/2020)

Yurianto juga memberikan peringatan jika pembawa virus saat ini tidak dapat diketahui sehingga masyarakat harus menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan dengan sabun karena bisa saja benda yang dipegang mengandung virus.

"Apabila kita kembali dari pasar kembali dari toko kembali dari bepergian lakukan ini cuci tangan gunakan sabun kemudian pakai masker apabila keluar rumah kita tidak pernah tahu siapa yang sakit di luar rumah hindari berkumpul jaga jarak setidaknya 1 meter," katanya.

Dalam situasi seperti saat ini, belanja untuk keperluan hari raya Idul Fitri diingatkan sangat perlu kehati-hatian. Masyarakat juga harus bersabar dan bergantian untuk masuk ke toko atau warung tempat berbelanja.

"Ini adalah upaya bersama yang harus kita laksanakan bersama-sama dan inilah peran siapa pun untuk saling mengingatkan oleh karena itu bepergian bukan sebuah pilihan karena akan meningkatkan risiko untuk tertular penyakit ini tidak mudik sekali lagi tidak mudik," ujar Yurianto. (vvc)


 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved