">
  Selasa, 07 Juli 2020
Ketika Pers Sedang Risau, SMSI Hadir Memberi Solusi | Menag: Ada 11.998 Madrasah Tak Punya Jaringan Listrik | Pemkab Meranti Perpanjang Pengajuan Beasiswa 14 Agustus 2020 | Sepekan Kedepan, Harga Sawit Riau Alami Penurunan | Keberangkatan JCH 2020 Dibatalkan, Pasporv JCH 2020 Pekanbaru Dikembalikan | Pengadilan Agama dan Kemenag Tekan MoU Cegah Akta Cerai Palsu
 
Daerah
Jelang Idul Fitri, Komunitas "Turun Tangan Bali" Berbagi ke Panti Anak Yatim

Daerah - - Senin, 18/05/2020 - 16:37:57 WIB

SULUHRIAU-- Jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H/ 2020 M, dan suasananya masih dalam pandemi covid-19, Komunitas "Turun Tangan Regional Bali" bersama para relawan membagikan bantuan untuk Yayasan Pelangi Anak Negeri, Ahad, (17/5/2020).

Yayasan Pelangi Anak Negeri yang berlokasi di Jalan Pulau Saleus II Gang Pudak Dalam No 9 Sesetan Denpasar menampung 50 anak yatim piatu dan kurang mampu dari berbagai daerah di Bali. Anak-anak yang tinggal disana berusia 6 bulan hingga remaja.

Dalam kesempatan ini Komunitas Turun Tangan Regional Bali mengumpulkan donasi dari para dermawan sejumlah Rp 8.250.000. Donasi kemudian dibelikan beras, popok bayi, perlengkapan baju bayi, daging beku siap saji, susu,biskuit dan mainan anak.

Selain itu juga Komunitas Turun Tangan Bali menyalurkan dana Rp 1.000.000 untuk membantu pembelian pulsa listrik, 100 buah masker kain, dan 50 paket buku edukasi mengenal virus covid-19 dari Bali Institute.

Komunitas Turun Tangan Bali dan para relawan disambut hangat oleh pihak Yayasan Pelangi Anak Negeri.
Dikarenakan  adanya larangan untuk berkunjung dan pembatasan jumlah kunjungan ke Yayasan Pelangi Anak Negeri dari Kemensos terkait wabah covid-19, maka agenda ramah tamah dengan perwakilan pihak Panti hanya dilakukan secara simbolis.

Pihak Panti yang diwakili, Ratna sangat bersyukur ada pihak yang masih peduli terhadap nasib anak-anak kurang beruntung ditengah pandemi

"Saya ucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan. Mohon maaf karena adanya larangan berkunjung maka hanya diwakilkan dari pihak yayasan. Semoga Allah swt membalas kebaikan adik-adik sekalian dan dilancarkan segala urusannya" tutur Ratna.

Ditemui ditempat terpisah Ketua Kegiatan Charity yaitu Ni Putu Novi Asstini atau akrab disapa Novi mengaku kegiatan yang dilakukan komunitasnya adalah kegiatan sosial lanjutan setelah sebelumnya mengadakan kegiatan sosial pembagian sembako untuk para pekerja pariwisata yang dirumahkan ataupun di-PHK di Bali.

Novi berharap melalui bantuan yang diberikan Komunitas Turun Tangan Regional Bali dapat meringankan beban pengurus Panti Asuhan

" Semoga bantuan ini bermanfaat dan tetep semangat bagi adik-adik yang tinggal di Panti Asuhan walaupun dalam situasi seperti ini" tuturnya.

Uniknya dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini ada relawan Asal Inggris yang berpartisipasi dan turut menggalang dana bagi Panti Asuhan. Ia pun menitipkan pesan bagi adik-adik penghuni panti yang diterjemahkan oleh Komunitas  relawan Turun Tangan Regional Bali

"Saya besar di lingkungan panti sosial yang sama seperti kalian saat di negara saya. Kalian harus bisa menjaga satu sama lain dan bisa terus semangat menjalani kehidupan. Jangan pantang menyerah dengan keadaan" pesan wanita yang aktif mengajar sebagai pelatih scuba diving disalah satu perusahaan di Bali.

Sementara itu Koordinator Turun Tangan Bali yaitu Deviana Safitry merespon positif kegiatan yang digagas tim divisi perencanaan dalam kegiatan sosial yang berdekatan dengan momen lebaran

"Senang pastinya bisa berbagi bareng dengan mereka yang membutuhkan. Semoga sedikit dari yang kita kasih bisa bermanfaat untuk mereka" ungkap wanita yang berprofesi sebagai Guru Bahasa Inggris disalah satu Madrasah Aliyah di Denpasar.

Turun tangan merupakan yayasan non profit yang secara khusus bergerak pada bidang pendidikan politik, sosial kemanusiaan, kesehatan dan lingkungan. Saat ini

Komunitas Turun Tangan Regional Bali memiliki 40 anggota aktif yang kebanyakan merupakan generasi Millenial.

Kegiatan selanjutnya Komunitas Turun Tangan Bali adalah Sharing Online#3 yang akan dilaksanakan di grup whatsapp pada hari Rabu (20/5/2020) dengan Tema "Apa Kabar Pendidikan di Era New Formal" dengan pembicara Jentina Yulyanti (Edupreneur). [Citizen Journalis, Had].

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved