Selasa, 07 Juli 2020
Ketika Pers Sedang Risau, SMSI Hadir Memberi Solusi | Menag: Ada 11.998 Madrasah Tak Punya Jaringan Listrik | Pemkab Meranti Perpanjang Pengajuan Beasiswa 14 Agustus 2020 | Sepekan Kedepan, Harga Sawit Riau Alami Penurunan | Keberangkatan JCH 2020 Dibatalkan, Pasporv JCH 2020 Pekanbaru Dikembalikan | Pengadilan Agama dan Kemenag Tekan MoU Cegah Akta Cerai Palsu
 
Hukrim
Aksinya Ketahuan, Jambret di Pekanbaru Gigit Tangan Warga Saat Coba Kabur

Hukrim - - Selasa, 12/05/2020 - 15:56:12 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru-  Seorang jambret di Pekanbaru, Shadam Piko (29), diamankan warga setelah aksinya ketahuan. Dia sempat menggigit tangan salah satu warga saat mencoba kabur usai aksinya diketahui.

"Pelaku diamankan warga setelah gagal merampas HP milik korbannya. Pelaku atas nama Shadam Piko (29)," kata Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhia Dianda, kepada wartawan, Selasa (12/5/2020).

Budhia menjelaskan peristiwa ini terjadi akhir pekan lalu di tempat pembuangan sampah di Kecamatan Senapelan, Pekanbaru.

Korban yang bernama Mutmainah (28) dan ibunya, Irawati, saat itu sedang berada di TKP untuk mencari surat berharga yang tak sengaja terbuang oleh adiknya.

"Saat itu mereka lagi mencari surat berharga yang sempat terbuang tanpa sengaja oleh adik kecil korban. Malam itu keduanya mencari kertas berharga tersebut di tumpukan sampah," kata Budia.

Irawati mencari kertas tersebut, dan Mutmainah menerangi dengan senter yang ada di ponsel miliknya. Saat itu lah, tiba-tiba Shadam datang dan merampas ponsel tersebut.

"Terjadi tarik menarik dan sempat bergumul di lokasi. Melihat anaknya akan dijambret, ibunya teriak minta tolong warga," kata Budhia.

Mendengar teriakan tersebut, Shadam panik dan mencoba kabur dengan sepeda motornya. Namun, Mutmainah mengejar Shadam dan merampas kunci motornya agar Shadam tidak bisa melarikan diri.

"Karena kunci motor ditahan, pelaku jambret menggigit tangan korban sehingga kunci motor dilepaskan. Namun warga sekitar sudah berdatangan. Pelaku berhasil ditangkap.warga," kata Budhia.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan warga ke Polisi. Dalam pemeriksaan di kantor Polisi, Shadam disebut mengaku sudah 24 kali melakukan aksi jambret di Pekanbaru.

"Pelaku sudah ditangkap dan masih diproses lebih lanjut," tutup Budhia. (dtc)

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved