Selasa, 04 08 2020
Fakta-fakta Telur Dimasukkan ke Kemaluan hingga Uang yang Disetor ke Dukun Cabul | Juli 2020, Riau Alami Deflasi 0,24 Persen | Demi Ubah Konstitusi, Presiden Mainkan Politik Dinasti Tingkat Tinggi | Kapolres Lhokseumawe Positif Covid-19 | Kakan Kemenag Sebut di tengah Covid-19 Semangat Berqurban tak Pudar | 5 Agustus 2020, Siswa SMP Sederajat di Kabupaten Meranti Memulai PBM Tatap Muka
 
Daerah
BerhasIl Ditangkap, Dalam Perut Buaya Seukuran 4 Meter Ditemukan Diduga Potongan Tubuh Korban

Daerah - - Senin, 27/04/2020 - 22:17:58 WIB

SULIHRIAU, Meranti- Buaya sepanjang sekitar empat meter yang diduga telah memangsa salah seorang nelayan warga Kabupaten Kepulauan Meranti, akhirnya Senin (27/4/2020) siang berhasil ditangkap petugas yang dibantu warga.

Diketahui Safri (55) nelayan warga Jalan Pelabuhan, Dusun Siringgam, Desa Insit, Kecamatan Tebingtinggi Barat tewas diterkam Buaya saat mencuci kaki usai memasang jaring ikan di muara Sungai Lakar, Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Minggu (26/4/2020) sore.

Dengan mengunakan kapal tradisional petugas dan warga menyusui parit-parit rawa daerah Teluk Lanus tersebut. Dengan beberapa kapal masyarakat menggunakan jala dan kail besi untuk menaklukkan buaya besar tersebut.

Setelah berhasil ditangkap, buaya tersebut diangkat ke darat dan digotong ramai-ramai oleh masyarakat. Kemudian mereka membuka perut buaya yang diduga memangsa bagian tubuh lain korban.

Setelah beberapa lama akhirnya dilakukan pembelahan perut buaya tersebut dengan menggunakan pisau. Selanjutnya memang ditemukan sejumlah bagian tubuh yang diduga adalah korban.

Hasilnya ada sejumlah dua tangan, kepala, dan badan yang ditemukan dalam perut buaya tersebut. Sedangkan kaki sebelah kanan tidak ditemukan, hanya sebelah kiri yang ditemukan sebelum buaya ditangkap.

"Sudah dibelah buayanya dan ditemukan diduga potongan tubuh korban didalamnya. Kedua kaki lepas, bagian perut tengah ke atas masih utuh, kedua tangan lepas dan usus habis," ujar Ipat salah seorang warga yang menyaksikan pembelahan perut buaya.

Selama pencarian pihak keluarga korban ikut mendampingi hingga potongan tubuh ditemukan. Setelah potongan jasad dimasukkan ke karung, lalu dilakukan serah terima kepada pihak keluarga.

Potongan tubuh korban sudah dibawa ke Desa Insit Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti menggunakan speed boat untuk dimakamkan. (tmy)

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved