Sabtu, 11 Juli 2020
PT PHE Kampar Akan Aspal Jalan di Lingkungan I Kopau Kel. Kerumutan dan Desa Mak Teduh Sepanjang 4 K | Kunjungi Desa Tj Samak dan Topang, GM Unit Kepri-Riau PT Timah Minta Dukungan Warga | 101 Pejabat Pemko Dilantik, Adizal Jabat Sekretaris Bapenda Pekanbaru | 172 Orang Penyelenggara Pilkada Pelalawan Jalani Rapid Test | Guru SD Ditemukan Tewas Telanjang Dalam Ember, Sebelum Dibunuh Juga Diperkosa Mantan Muridnya | Hadiri Konfercab I PMII Meranti, Asisten III Sekdakab Harap Mahasiswa Berkontribusi untuk Pembangu
 
Daerah
1 PDP Corona di Bengkalis Meninggal, Pemerintah Minta Warga Tidak Panik

Daerah - - Kamis, 09/04/2020 - 14:46:47 WIB

SULUHRIAU, Bengkalis- Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis dr Ersan Saputra meminta masyarakat Bengkalis tidak panik pasca meninggalnya Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dengan hasil rapid test diduga positif virus corona, Rabu (8/4/2020).

Ditegaskan Ersan, rapid test bukanlah hasil final untuk mengetahui pasien positif virus corona atau tidak. Pihaknya masih menunggu hasil swab untuk benar-benar memastikan itu.

Kendati demikian, langkah-langkah tetap dilakukan petugas kesehatan dan tim gugus seperti melakukan karantina dan pemantauan ketat terhadap pasien dan orang yang kontak dengan pasien.

"Pihak keluarga kita sudah lakukan tracing dan besok kita lakukan rapid test terhadap keluarga dan yang kontak dengan almarhum serta dilakukan pemantauan ketat. Jangan gara-gara rapid test timbulkan kepanikan. Sama-sama kita tunggu hasilnya (swab)," kata dr Ersan saat press rilis, Rabu (8/4/2020) malam tadi.

Ersan berharap masyarakat tetap mengikuti anjuran pemerintah. Jaga jarak dan gunakan masker.

Diberitakan sebelumnya, seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) warga Desa Sungai Alam Kecamatan Bengkalis, NZ (69) meninggal dunia, Rabu (8/4/2020) sekitar pukul 12.45 WIB. Ia sebelumnya sempat satu hari diisolasi di RSUD Bengkalis.

Pasien masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada Selasa malam lalu sekitar pukul 21.00 WIB dengan gejala sesak napas disertai batuk. Setelah dilakukan pemeriksaan dan proses rontgen pasien diduga TBC.

Rabu pagi petugas kesehatan RSUD Bengkalis melakukan rapid test dan pengambilan swab. Hasil rapid test menunjukkan pasien diduga positif COVID-19. Namun sekitar pukul 12.45 WIB pasien mengalami sesak napas, kesadaran menurun dan meninggal dunia. [ckl]


 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved