Sabtu, 30 Mei 2020
Tindaklanjuti Heboh Ikan Sarden Bantuan Pemkab Berbelatung, BPOM Sidak ke Meranti | DPRD Kepri Gelar Paripurna Penyerahan LHP BPK RI Atas Laporan Keuangan TA 2019 | Forum Pemred Desak Polisi Proses Pelaku Teror Terhadap Wartawan Detik | Pemko Tanjung Pinang Perpanjang Masa Belajar di Rumah | 38 Kepala Keluarga Desa Bukit Lembah Subur Terima BLT Dana Desa | 101 Warga Kelurahan Rawang Empat Terima Bantuan Sosial Tunai
 
Sosial Budaya
Hari Ini Shalat Zuhur Berjemaah di Masjid An Nur Pekanbaru Ditiadakan

Sosial Budaya - - Senin, 16/03/2020 - 12:43:22 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Hari ini Senin (16/3/2020) shalat zuhur di Mesjid Annur Pekanbaru ditiadakan.

Ini disebabkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan pihak pengurus mesjid itu melakukan penyemprotan cairan disinfektan (kimia) di bagian dalam masjid sebagai antisipasi atau pencegahan penyebaran virus corona atau covid 19 di Riau.

Kasi TU Badan Pengelola Masjid Raya An Nur Provinsi Riau, Rudi Hartono, kepada wartawan usai penyemprtotan mengatakan, khusus Shalat Zuhur hari ini ditiadakan pasca pemberian disinfektan di ruang salat masjid.

“Hanya shalat Zuhur hari ini saja. Nanti shalat asar sudah bisa digunakan lagi oleh jamaah,” tegas Rudi.

Ditutupnya sementara Masjid An Nur untuk shalat zuhur, dikatakan Rudi, atas pertimbangan zat kimia yang masih berproses untuk menghilangkan virus atau bakteri yang menempel pada bagian sajadah.

“Mungkin ada jamaah yang rentan dengan bau bahan kimia yang disemprotkan. Jadi kebijakan yang diambil dari Ketua Umum Badan Pengelola Masjid An Nu Riau, menutup sementara. Shalat asar hari ini sudah bisa dilakukan kembali,” ungkap Rudi.

Namun, seperti biasa, banyak jemaah yang berdatangan ke mesjid ini untuk mengikuti shalat jaamah karena belum mengetahui informasi ini. "Saya biasa shalat jamaah di mesjid Annur, tapi rupanya ada penyemprotan, ya udahlah," kata M Amin saat hendak masuk ke halaman mesjid, Senin.

Sementara itu, dalam penyemrotan ini, selain ruang shalat, ruangan lainnya pun disemprotkan disinfektan. Bahkan seluruh komplek bagian dalam dan luar Masjid Raya An Nur pun disemprotkan disinfektan.

Gubernur Riau, Drs H Syamsuar M.Si. yang ikut memantau langsung penyemprotan itu mengatakan, penyemprotan di areal masjid ini untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Semoga dengan adanya penyemprotan ini areal dalam masjid jadi lebih higienis. Sehingga jamaah yang menjalankan salat pun akan nyaman tanpa adanya rasa takut,” kata Syamsuar usai meninjau pemberian disinfektan di Masjid Agung An Nur.

Selain Syamsuar, saat pemberian disinfektan tersebut diawasi juga Kepala Satpol PP Riau, Zainal Z didampingi Kasi Ops, Ekadinata dan sejumlah pengurus Masjid Agung An Nur.

“Obatnya ini akan bereaksi dalam waktu enam jam setelah disemprotkan tadi,” ungkap Syamsuar.

Selain masjid, sambung Syamsuar, pemberian disinfektan ini akan dilakukan pada tempat ibadah lainnya, seperti gereja, kelenteng dan vihara. Hal ini diimbaunya juga dilakukan di kabupaten dan kota se Riau.

“Jangan karena adanya wabah virus corona, menghalangi kita ibadah di tempat ibadah. Namun, bagaimana kita mengantisipasinya terlebih dahulu. Masyarakat pun jangan panik dan mulailah hidup sehat,” ujar Syamsuar. (han, jan)

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved