Selasa, 07 April 2020
Bupati Bintan Sembangi Masyarakat di Kedai Kopi Bersama Kapolres Bintan | Pimpinan DPRD dan Fraksi Bahas Pergeseran Anggaran untuk Covid-19 | Hasil Sementara Rapid Test Kabupaten/Kota di Riau, Terdeteksi 9 ODP Positif | TNI/Polri Bersama BPBD Rohul Bantu Korban Banjir | Pangkogabwilhan I Resmikan RS Darurat Khusus Infeksi Covid-19 di Pulau Galang Batam | Kemenag RI Keluarkan Edaran Panduan Terkait Ibadah Ramadhan, Simak 15 Poin Ini
 
Daerah
Hasil Survei: Soeharto Jadi Presiden Terfavorit

Daerah - - Minggu, 23/02/2020 - 16:55:58 WIB

SULUHRIAU- Presiden ke-2 Republik Indonesia, HM Soeharto berdasarkan hasil survei Indo Barometer, paling disukai oleh masyarakat. Sementara, Presiden Joko Widodo berada di urutan dua.

"Presiden Indonesia yang paling disukai adalah Soeharto, dengan angka 23,8 persen," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, dilansir dari Vivanews, Minggu 23 Februari 2020.

Selanjutnya, Qodari mengatakan tokoh yang paling disukai adalah Jokowi sebanyak 23,4 persen, Soekarno 23,3 persen, Susilo Bambang Yudhoyono 14,4 persen, BJ Habibie 8,3 persen, Abdurrahman Wahid 5,5 persen, dan Megawati Soekarnoputri 1,2 persen.

"Soeharto dapat dianggap sebagai presiden paling lengkap dalam sejarah Indonesia. Di bidang pendidikan misalnya, berhasil membangun SD Inpres," ujarnya.

Selain itu, Qodari mengatakan bahwa Soeharto di bidang kesehatan juga telah membangun Puskesmas serta Perumahan Rakyat di seluruh Indonesia, serta relatif bisa menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok melalui Badan Urusan Logistik.

Soeharto juga dianggap orang yang berjasa dalam membangun infrastruktur dasar, seperti jalan, jembatan, waduk dan lainnya. Namun, ada kekurangan dari kepemimpinan Soeharto, yakni kebebasan.

"Hanya saja, kekurangannya adalah minimnya kebebasan dan demokrasi," jelas dia.

Seiring berjalannya waktu, kata Qodari, pamor Soeharto terus mengalami penurunan, meski paling disukai oleh masyarakat.

"Kesukaan pada Soeharto, turun signifikan dari 36,5 persen di 2011 menjadi 23,8 persen di 2020,” ungkapnya.

Survei ini dilakukan secara nasional di 34 provinsi pada 5 hingga 15 Januari 2020, dengan menggunakan sebanyak 1.200 responden. Mereka adalah warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih.

Sumber: viva.co.id
Editor: Jandri

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved