Sabtu, 25 Januari 2020
Disparpora Gelar Meranti Night Carnival Meriahkan Festival Perang Air | Harga Sejumlah Bahan Pokok di Pekanbaru Stabil Jeang Imlek | RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru Jadi Rujukan Bagi Pasien Terserang Virus Corona | Jelang Imlek, Buah Impor Ilegal di Dari Luar Negeri Diduga Marak Masuk ke Daerah Riau | Antisipasi Virus Corona, Penumpang Pesawat Luar Negeri di Bandara SSK II Jalani Thermal scanner | Anggota DPRD Minta Pemko Urus Sertifikat Lahan KIT Sebelum Diserahkan ke PT SPP
 
Sosial Budaya
PNS Berpoligami Tanpa Izin Bisa Dipecat Tapi Tetap Dapat Pensiun

Sosial Budaya - Sumber: rmol.id l Editor:Jandri - Kamis, 09/01/2020 - 09:01:42 WIB

SULUHRIAU- PNS bisa dipecat karena berpoligami tanpa izin.  Hal tersebut telah tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) 45/1990  tentang izin Perkawinan dan Perceraian bagi Pegawai Negeri Sipil.

Nikmatnya PNS, Dapat Kado Tahun Baru Dari JokowiGuru PNS Terus Berkurang, Honorer Sudah Mencapai 1,7 JutaAhmad Muzani: Perubahan UU ASN Harus Prioritaskan Honorer

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono menjelaskan, Pasal 4 ayat 1 aturan itu disebutkan PNS pria yang akan beristri lebih dari satu wajib memperoleh izin lebih dahulu dari pejabat. Pada ayat 2, PNS wanita tidak diizinkan untuk menjadi istri kedua/ketiga/keempat.

Dalam  Pasal 4 ayat 3,  dijelaskan permintaan izin sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 diajukan secara tertulis.

"Dalam surat permintaan izin sebagaimana dimaksud dalam ayat (3), harus dicantumkan alasan yang lengkap yang mendasari permintaan izin untuk beristri lebih dari seorang," bunyi Pasal 4 ayat 4.

Selanjutnya, di Pasal 15 ayat 1 dijelaskan, PNS yang tidak melaporkan perkawinannya yang kedua/ketiga/keempat dalam jangka waktu selambat-lambatnya satu tahun terhitung sejak perkawinan tersebut dilangsungkan, dijatuhi salah satu hukuman disiplin berat berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) 30/1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

"Kalau tidak ada izin maka dijatuhi hukuman disiplin tingkat berat," ujar Paryono.

Ia melanjutkan, PNS yang dijatuhi hukuman Pemberhentian Dengan Hormat Tidak Atas Permintaan Sendiri (PDHTAPS) alias dipecat karena beristri lebih dari satu tanpa seizin pejabat tetap mendapat pensiun.

"Kalau diberhentikan dengan hormat maka dia dapat hak pensiun yang diberikan setiap bulan," katanya.

Dia mengatakan, besaran uang pensiun tergantung masa kerja. Jika masa kerja di atas 30 tahun maka mendapatkan pensiun 75% dari gaji pokok.

"Kalau masa kerja 30 tahun lebih maka besarnya gaji pensiun 75% dari gaji pokok," jelasnya. (rml)

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved