Minggu, 09 08 2020
Disinyalir Judi Marak, Gabungan Ormas Islam Ultimatum Akan Tutup Paksa | Ini Penjelasan Polda Kepri Soal Calon Taruni Akpol yang Gagal Lolos Seleksi karena COVID-19 | UAS: Yang Ingin MUI Bubar Justru Masuk Bui Duluan | Usai Diperiksa, Pengacara Djoko Tjandra Anita Kolopaking Ditahan di Rutan Bareskrim | Gagal Lagi di Liga Champions, Presiden Juventus Bahas Isu Kepindahan Ronaldo | Pesawat India Terbelah Menjadi Dua Bagian saat Mendarat di Bandara Calicut, 17 Orang Tewas
 
Sosial Budaya
Hikmah, Kisah
Ini yang Paling Dikagumi Aisyah dari Rasulullah

Sosial Budaya - - Selasa, 10/12/2019 - 08:54:08 WIB

SULUHRIAU- Suatu hari Atha’ bersama dengan Ubaid bin Umair bertamu kepada Aisyah ra. istri Rasululla Saw. Lalu kemudian bertanya kepada Aisyah ra.,” Berikanlah kami kabar tentang sesuatu yang paling mengagumkan dari Rasulullah saw. yang pernah engkau lihat.”

Mendengar pertanyaan itu, Aisyah langsung mencucurkan airmata. Istri Rasulullah saw. ini langsung berkata,” Keadaan Rasul mana yang tidak mengagumkan? Di waktu malam beliau datang kepadaku sehingga kulitku bersentuhan dengan kulitnya. Beliau mengatakan,” Wahai putri Abu Bakar tinggalkanlah diriku. Aku sedang beribadah kepada Tuhanku.”

“ Saya ingin lebih dekat denganmu,” pintaku. Kemudian aku minta izin mengambil gerabah air. Beliau kemudian berwudlu dan menuangkan air begitu banyak. Setelah itu Rasulullah saw.berdiri dan mengerjakan solat. Beliau menangis sehingga air mata bercucuran sampai ke dadanya. Beliau rukuk, sujud sampai mengangkat kepalanya sambil menangis. Beliau selalu seperti itu sampai Bilal datang , kemudian menyerukan agar adzan untuk mendirikan solat. Kemudian aku bertanya kepada Rasulullah saw.” Wahai Rasulullah apa yang membuatmu menangis? Padahal Allah SWT telah mengampuni segala dosamu, baik yang telah lalu maupun yang akan datang.”

Rasulullah saw. kemudian menjawab,” Apakah aku tidak boleh menjadi hamba yang bersyukur. Kenapa saya tidak berbuat, sedangkan Allah SWT menurunkan ayat kepadaku yang berbunyi,” Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan..” (Al Baqarah 164)

Sumber: Islami.co
Editor: Khairul

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved