Selasa, 10 Desember 2019
Apindo Sebut Pekanbaru Paling Cepat Dapat Manfaat dari Tol Pekanbaru-Dumai | Pak Harto Pernah Meramal Nasib Indonesia di 2020 | DPPR: Usulan LPAI Sekolah Tiga Hari Perlu Dikaji | PPSW Sumatera Kampanyekan Peran Perempuan dalam Pemberantasan Korupsi | Angka Kekerasan pada Perempuan Tinggi | Sosialisasi Survei Seismik 2D-3D KKS PT EMP MS, Asisten I: Kita Harap Ada Kerjasama yang Baik
 
Daerah
Gempar Bomber Medan Ditolak Dikebumikan di Wilayah Setempat

Daerah - - Senin, 18/11/2019 - 20:34:20 WIB

SULUHRIAU- Liang kubur sudah disiapkan, tapi jasad Rabbial Muslim Nasution belum dimakamkan.

Muncul penolakan dari sekelompok orang yang tak mau pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumut, itu dimakamkan di wilayah Medan.

Penolakan datang dari belasan orang yang menamakan dirinya masyarakat Kota Medan, Senin (18/11/2019). Mereka menolak pemakaman jasad bomber Mapolrestabes Medan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sei Sikambing, Medan Petisah.

Aksi mereka sempat diprotes warga sekitar hingga terjadi ketegangan. Sebab, warga sekitar menolak kedatangan massa tersebut. Setengah jam berorasi, massa membubarkan diri dari lokasi.

"Kami menolak dikebumikannya pelaku teror bom bunuh diri di Kota Medan," kata koordinator aksi, Dedi Harvi Syahari, kepada wartawan, Senin (18/11/2019).

Meski ada yang menolak, liang kubur untuk Rabbial sudah digali beberapa hari lalu di TPU Sei Sikambang.

"Sudah kita gali sejak hari Kamis (14/11) lalu. Namun, hingga hari ini, jenazahnya belum tiba," kata salah seorang penggali kuburan di TPU Sei Sikambing, Misdi.

Tak ada kabar kepastian pemakaman Rabbial. Misdi lantas memastikan tidak ada penolakan pemakaman pelaku bom Medan.

"Kita tak akan menolak, siapa pun orangnya kita perbolehkan dikuburkan di TPU ini," sambungnya.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta warga tidak mempersoalkan pemakaman pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabbial Muslim Nasution.

"Kalau yang sudah mati itu, sudah meninggal, ya, harus dikebumikan," kata Edy kepada wartawan di kantornya, Jalan Diponegoro, Medan, Senin (18/11/2019).

Edy berharap semua pihak tak menolak pemakaman. Sebab, penolakan malah bisa memicu persoalan lain. Jasad Rabbial saat ini masih di RS Bhayangkara.

Sementara dari perkembangan terbaru, total ada 26 orang terduga teroris yang ditangkap.

"Perkembangan informasi penanganan kasus total ada 26 tersangka, yang 3 meninggal dunia," kata Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto.

Para tersangka ditahan di dua tempat. Lima ditahan di Mako Brimob Polda Sumut, sedangkan sisanya di Mapolda Sumut.

Sumber: detik.com
Editor: Jandri


 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved