Sabtu, 11 Juli 2020
PT PHE Kampar Akan Aspal Jalan di Lingkungan I Kopau Kel. Kerumutan dan Desa Mak Teduh Sepanjang 4 K | Kunjungi Desa Tj Samak dan Topang, GM Unit Kepri-Riau PT Timah Minta Dukungan Warga | 101 Pejabat Pemko Dilantik, Adizal Jabat Sekretaris Bapenda Pekanbaru | 172 Orang Penyelenggara Pilkada Pelalawan Jalani Rapid Test | Guru SD Ditemukan Tewas Telanjang Dalam Ember, Sebelum Dibunuh Juga Diperkosa Mantan Muridnya | Hadiri Konfercab I PMII Meranti, Asisten III Sekdakab Harap Mahasiswa Berkontribusi untuk Pembangu
 
Daerah
Di Rapat, PKS Minta Prabowo Setop Orang Ngaku Misionaris Masuk Papua

Daerah - Sumber: detik.com - Senin, 11/11/2019 - 15:05:39 WIB

SULUHRIAU- Anggota DPR RI Jazuli Juwaini menyinggung masalah misionaris dalam rapat kerja (raker) Komisi I dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.

Jazuli menyebut banyaknya orang yang datang ke Papua atas nama misionaris yang berdatangan ke Papua.

"Terkait dengan beberapa potensi yang mungkin juga jadi penyebab (kerusuhan di Papua). Mohon maaf ini Pak Menhan, kita tidak ingin menyinggung sesuatu yang sangat sensitif. Tapi tidak bisa dipungkiri, di Papua itu banyak juga pesawat-pesawat yang masuk yang mengangkut tentang misionaris," kata Jazuli dalam raker di ruang rapat Komisi I, kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/11/2019).

Jazuli memaparkan, yang dikhawatirkan terhadap kedatangan para misionaris ke Papua bukanlah soal penyebaran agama. Dia khawatir para misionaris itu justru memiliki agenda terselubung yang dapat menimbulkan gejolak di Papua.

"Yang kita khawatirkan bukan persoalan orang menyebarkan agama, karena itu ada UU-nya. Tetapi, yang kita khawatirkan ada orang atas nama misionaris, tapi menyimpan agenda sendiri ke Papua ini. Itulah yang membikin biang kerok kerusuhan-kerusuhan," jelasnya.

Jazuli menegaskan bahwa pihak yang mengatasnamakan dirinya misionaris, yang membawa agenda terselubung itu tak boleh dibiarkan. Dia meminta Prabowo, selaku Menhan, untuk mengantisipasinya.

"Tapi, atas nama misonaris lalu dia bikin ulah, tentu tidak boleh dibiarkan. Sebagai negara yang berdaulat kita bisa lakukan (antisipasi) itu Pak Menhan," ucap Jazuli yang juga merupakan Ketua Fraksi PKS itu. [dtc]

Editor: Jandri

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved