Sabtu, 30 Mei 2020
Tindaklanjuti Heboh Ikan Sarden Bantuan Pemkab Berbelatung, BPOM Sidak ke Meranti | DPRD Kepri Gelar Paripurna Penyerahan LHP BPK RI Atas Laporan Keuangan TA 2019 | Forum Pemred Desak Polisi Proses Pelaku Teror Terhadap Wartawan Detik | Pemko Tanjung Pinang Perpanjang Masa Belajar di Rumah | 38 Kepala Keluarga Desa Bukit Lembah Subur Terima BLT Dana Desa | 101 Warga Kelurahan Rawang Empat Terima Bantuan Sosial Tunai
 
Sosial Budaya
Mahathir Mohamad Tak Akan Mundur Sebelum Masalah Negara Selesai

Sosial Budaya - - Kamis, 07/11/2019 - 19:52:49 WIB

SULUHRIAU- Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menegaskan tidak akan mundur sebagai Perdana Menteri Malaysia sampai dia menyelesaikan masalah yang dihadapi negara tersebut.

Sebelumnya Mahathir sempat berujar tidak akan menyelesaikan seluruh masa jabatannya. Mahathir pun menyebut akan menyerahkan jabatannya kepada Anwar Ibrahim.

Masalah yang dimaksud Mahathir antara lain memulihkan dana miliaran yang hilang dalam kasus 1Malaysia Development Berhad (1MDB), menemukan dan mengadili pengusaha Low Taek Jho atau Jho Low yang buron, serta memberantas korupsi dalam pelayanan publik.

Dalam sebuah wawancara dengan Financial Times, pada Rabu (6/11/2019), Mahathir mengatakan tidak dapat memastikan kapan dia harus mundur.

"Saya punya pengalaman memecahkan masalah keuangan, jadi mereka ingin saya menyelesaikan masalah sebelum saya mundur,” katanya seperti dimuat dalam The Straits Times, Kamis (7/11/2019).

Ketika ditanya lebih jauh mengenai siapa yang akan menggantikannya, ia menjawab dengan tegas bahwa Presiden Partai Keadilan Rakyat, Anwar Ibrahim, yang akan menggantikannya.

Namun demikian, Mahathir menjelaskan bahwa dirinya perlu berhati-hati dalam menunjuk seorang pengganti, berbekal kesalahan di masa lalu.

"Saya telah membuat banyak kesalahan dalam menunjuk pengganti saya, jadi saya tidak ingin membuat kesalahan lain kali ini," katanya.

Kesalahan yang dimaksud Mahathir merujuk kepada skandal yang menimpa Tun Abdullah Ahmad Badawi dan Najib Razak.

Tahun lalu, Mahathir sempat mengatakan bahwa memilih Najib adalah kesalahan terbesar dalam hidupnya karena skandal 1MDB.

Sumber: rmol.id/Financial Times
Editor: Khairul

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved