Selasa, 12 November 2019
Datang ke SMPN 38, Agung Minta Kadisdik Pekanbaru Serius Bina Guru | Wawako: Bangkitkan Semangatkan Inovasi untuk Jadi Pahlawan Masa Kini | Upaya Menaik Kelaskan RSUD Meranti dari Type D ke Type C Terus Digesa | Di Rapat, PKS Minta Prabowo Setop Orang Ngaku Misionaris Masuk Papua | Peringati Maulid Nabi Saw 1441 H, Pemkab Bengkalis Undang Penceramah Ustadz DR H Wijayanto | Seorang Remaja 18 Tahun Tewas Usai Dipatuk Ular King Kobra Peliharaan
 
Metropolis
Bayi Usia 3 Hari di Pekanbaru Meninggal Dunia Diduga Terpapar Asap

Metropolis - - Kamis, 19/09/2019 - 13:30:50 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Beredar kabar menyebutkan, salah seorang bayi yang berusia 3 hari meninggal dunia diduga akibat terinfeksi kabut asap.

Informasi datang dari dokter di rumah sakit, bayi itu meninggal akibat Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Dikonfirmasi kepada, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Nazir belum bisa memastikan penyebab bayi yang baru berusia 3 hari itu meninggal.

Karena mesti dikoordinasikan dengan dokter yang merawat bayi saat di rumah sakit.

“Kita belum mengetahui pastinya, apakah karena ISPA. Tentu dokter yang merawatnya yang lebih tahu, nanti akan kita cek betul apa tidak bayi tersebut meninggal karena ISPA dengan kondisi asap saat ini,” jelas Mimi, Kamis (19/9/2019).

Dari informasi yang beredar, bayi Malang berumur 3 hari mengehembuskan napas terakhirnya pada Rabu (18/9/2019).

Menurut keterangan dari Dokter salah satu rumah sakit di  Pekanbaru, dia meningal akibat ISPA.

Bayi tersebut merupakan buah hati pasangan Evan dan Yani, yang tinggal di RT02 RW 04, Kelurahan Kulim. (han)

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved