Jum'at, 13 Desember 2019
Tertarik Cara Olahan Sagu Jadi Makanan, TPKK Kabupaten Serang Timur Stuban ke Meranti | DPC HNSI Meranti Dikukuhkan: Diharap Angkat Angkat Kesejahteraan Nelayan | Warga Kampar Diminta Waspada, Pintu Waduk PLTA Koto Panjang Kembali Dibuka | Jalan Lintas Timur di Wilayah Inhu Longsor, Macet Hingga 7 Km | Ketika Imam Ghozali Dicap Kafir dan Sesat | Temuan Uang Palsu di Riau 2019 Turun Dibanding 2018
 
Daerah
Nikah Diam-diam, Pria Ini Disiram Air Panas hingga Tewas oleh Istrinya

Daerah - - Minggu, 21/07/2019 - 14:15:33 WIB

SULUHRIAU- Aminah (30), menganiaya suaminya, Bahtiar (28) hingga meninggal dunia karena suaminya nikah diam-diam. Tak terima diduakan, sang istri menyiramkan air panas ke suaminya.

"Benar telah terjadi tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga terhadap diri Bahtiar yang dilakukan oleh istrinya Aminah," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani, pada Minggu (21/7/2019).

Dicky mengatakan, hal itu dilakukan Aminah karena Bahtiar menikahi wanita lain secara diam-diam. Menurut Dicky, motif penganiayaan ini karena Aminah sakit hati.

"Sakit hati suaminya Bahtiar menikah dengan perempuan lain," ucapnya.

Kejadian itu terjadi di Paranga, desa Kapita Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, pada tanggal 13 Juli 2019 lalu. Korban diketahui disirami air panas sebanyak satu panci oleh istrinya saat sedang tertidur di dalam kamar.

"Sewaktu korban sedang tidur di kamar kemudian istrinya memasak air dengan menggunakan panci dan kemudian menuangkan ke dalam ember, setelah itu mengangkat masuk ke dalam kamar ember yang berisikan air panas tersebut kemudian menyiramkan ke suaminya," kata Dicky.

Setelah peristiwa itu, korban sempat mendapatkan perawatan medis di RS Takalar lalu dikeluarkan karena tidak mengalami perubahan. Korban kemudian mencoba perawatan tradisional di Kabupaten Takalar, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia beberapa hari kemudiannya.

"Sekitar kurang lebih 6 hari diobati secara tradisional korban meninggal dunia pada hari Jumat tanggal 19 Juli 2019, kemudian mayat almarhum dibawa ke rumah saudaranya di Jeneponto," sebut Dicky.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved