Senin, 30 November 2020
DPRD Riau Gelar Paripurna Jawaban Kepala Daerah Terhadap Panum Fraksi Terkait Ranperda APBD-P 2021 | Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria Positif COVID-19 | Tim Dokter Kecam Wali Kota Bogor Bima Arya Intervensi Tindakan Medis Rizieq Shihab | Keluar RS Ummi, Habib Rizieq ke Megamendung atau Petamburan? | Banjir di Desa Bonai Rendam 28 Rumah dan 2 Mushalla, Warga Diimbau Jangan Panik | Polisi Sekat Jemaah yang Mau ke Haul Syekh Abdul Qadir Jailani
 
Politik
Usulan Jabatan Presiden Jadi 8 Tahun Dinilai Tidak Relavan

Politik - - Minggu, 14/07/2019 - 12:55:35 WIB

SULUHRIAU- Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Kadir Karding menilai usulan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), A.M. Hendropriyono terkait durasi jabatan Presiden dan Kepala Daerah menjadi delapan tahun tidak relavan jika diterapkan di Indonesia.

"Sudah cukup lah lima tahun, bahkan di Amerika saja kalau enggak salah cuma empat tahun, ini mau delapan," kata Karding, Minggu (14/7/2019).

Menurut Karding, durasi tersebut kemungkinan bisa diterapkan untuk tingkat desa. "Enggak cocok kalau (jabatan Presiden dan Kepala Daerah), kecuali kalau kepala desa mungkin cukup, karena sekupnya kecil," tutur Karding.

Namun, jika hal tersebut diterapkan. Karding khawatir dapat memperlambat regenerasi pemimpin-pemimpin muda di Indonesia. "Regenerasi ribet, kelamaan," katanya.

Sumber: Okezone.com| Editor: Jandri





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved