Sabtu, 30 Mei 2020
Tindaklanjuti Heboh Ikan Sarden Bantuan Pemkab Berbelatung, BPOM Sidak ke Meranti | DPRD Kepri Gelar Paripurna Penyerahan LHP BPK RI Atas Laporan Keuangan TA 2019 | Forum Pemred Desak Polisi Proses Pelaku Teror Terhadap Wartawan Detik | Pemko Tanjung Pinang Perpanjang Masa Belajar di Rumah | 38 Kepala Keluarga Desa Bukit Lembah Subur Terima BLT Dana Desa | 101 Warga Kelurahan Rawang Empat Terima Bantuan Sosial Tunai
 
Politik
Usulan Jabatan Presiden Jadi 8 Tahun Dinilai Tidak Relavan

Politik - - Minggu, 14/07/2019 - 12:55:35 WIB

SULUHRIAU- Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Kadir Karding menilai usulan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), A.M. Hendropriyono terkait durasi jabatan Presiden dan Kepala Daerah menjadi delapan tahun tidak relavan jika diterapkan di Indonesia.

"Sudah cukup lah lima tahun, bahkan di Amerika saja kalau enggak salah cuma empat tahun, ini mau delapan," kata Karding, Minggu (14/7/2019).

Menurut Karding, durasi tersebut kemungkinan bisa diterapkan untuk tingkat desa. "Enggak cocok kalau (jabatan Presiden dan Kepala Daerah), kecuali kalau kepala desa mungkin cukup, karena sekupnya kecil," tutur Karding.

Namun, jika hal tersebut diterapkan. Karding khawatir dapat memperlambat regenerasi pemimpin-pemimpin muda di Indonesia. "Regenerasi ribet, kelamaan," katanya.

Sumber: Okezone.com| Editor: Jandri



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved