Senin, 19 08 2019
Gedung DPRD Papua Barat di Manokwari Dibakar Pendemo | MUI Minta Polisi Usut Penyebar Video Ustadz Somad soal Salib | Wabup Meranti Pesan ke Pramuka Berperan Atasi Karhutla dan Sampah Plastik | Bupati Jadi Irup, Upacara Peringatan HUT RI ke-74 di Meranti Berjalan Hikmat dan Sukses | Pekan Ini, Seluruh JH Asal Meranti Tiba di Kampun Halaman | BRI Serahkan CSR untuk Sarana Pembangunan Pendidikan SLB Bengkalis
 
Metropolis
Banjir Pekanbaru Akibat Hujan Makin Mengkhawtirkan,
Satu Unit Mobil Nyaris Tercemplung ke Parit Besar di Jl Srikandi Pekanbaru

Metropolis - - Selasa, 18/06/2019 - 11:00:19 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Satu unit mobil Toyota Rush nyaris cemplung ke Parit Besar diseret arus banjir di Jalan Srikandi, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Selasa (18/6/2019) pagi.

"Sopir nekat menerobos derasnya arus dan tidak mengetahui kalau airnya dalam," akui Kapolsek Tampan, AKP Juper Lumban Toruan.

Saat mobil terseret arus, sopir menjadi panik. Dia melompat keluar mobil dan ikut terseret arus sejauh 200 meter dari mobilnya.
Nyawa pengemudi selamat karena sebatang kayu yang menghalanginya.

Juper mengatakan, pengemudi kendaraan mencoba mencari jalan alternatif untuk menghindari banjir di Jalan Soebrantas.

Namun, dia justru terperosok dalam arus deras dengan kondisi jalan menurun.

"Mobilnya menyangkut di antara parit tapi dia masih hanyut sampai 200 meter. Beruntung ada kayu yang menahan pengemudi tersebut. Pengemudi mendalami luka lecet di siku," jelas Juper.

Juper mengimbau agar masyarakat berhati-hati dan waspada. Masyarakat disarankan tidak mencari jalan alternatif yang tidak diketahui kondisinya.
"Disarankan untuk tidak mencari jalan alternatif yang belum pernah dilewati," imbaunya.

Hujan deras yang terjadi sejak Selasa dini hari tadi mengakibatkan banjir di Jalan HR Soebrantas.

Para pengguna jalan banyak mencari jalan alternatif untuk menghindari banjir serta macet dan tidak mengetahui bahaya yang mengancam jiwa.

Salah satu peristiwa tragis yang terjadi terhadap Yeni (27), warga Jalan Kualu. Korban tewas terseret arus dan hanyut di parit Jl Lobak (Delima)

"Dalam satu hari ini terjadi dua kejadian karena warga mencari jalur alternatif untuk menghindari Jalan Subrantas yang macet karena tergenang air. Apabila sudah tahu turun hujan lebih dari 3 jam, minimal mungkin jangan keluar rumah karena jalanan banjir dan macet," pesan Juper. [slt,ckl]



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved