Sabtu, 11 Juli 2020
PT PHE Kampar Akan Aspal Jalan di Lingkungan I Kopau Kel. Kerumutan dan Desa Mak Teduh Sepanjang 4 K | Kunjungi Desa Tj Samak dan Topang, GM Unit Kepri-Riau PT Timah Minta Dukungan Warga | 101 Pejabat Pemko Dilantik, Adizal Jabat Sekretaris Bapenda Pekanbaru | 172 Orang Penyelenggara Pilkada Pelalawan Jalani Rapid Test | Guru SD Ditemukan Tewas Telanjang Dalam Ember, Sebelum Dibunuh Juga Diperkosa Mantan Muridnya | Hadiri Konfercab I PMII Meranti, Asisten III Sekdakab Harap Mahasiswa Berkontribusi untuk Pembangu
 
Metropolis
Pagi Ini, Badan Kesbangpol-Kominda Lakukan Pertemuan Bahas Soal LGBT

Metropolis - - Jumat, 18/01/2019 - 06:30:28 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pagi ini Jumat  sekitar pukul 09.00 WIB Badan Kesbangpol Pekanbaru melakukan pertemuan dengan pihak Kominda dan Ormas OPSI membahas dugaan peraktek LGBT melibatkan Ormas tersebut.

Pertemuan digelar di Aula Kantor Badan Kesbangpol Pekanbaru Jl Arifin Ahmad.

Hingga berita ini dirilis, Sekretaris Badan Kesbangpol Pekanbaru, Maisisco mengatakan, tengah perisiapan untuk rapat tersebut. "Kemarin sudah dilayangkan surat kepada pihak-pihak terkait yang akan mengikuti rapat ini," katanya Jumat.


Seperti diketahui, isu yang mengemuka beberapa hari dipublik Pekanbaru soal LGBT yang dilatarbelakangi oleh adanya salah satu ormas didguga menyimpang dari program seharusnya.

Maka Badan Kesbangpol Pekanbaru dalam rapat ini juga memanggil Ketua Oragnisasi Pembaharuan Sosial Indoensia (OPSI) yang diduga melakukan praktik LGBT tersebut.

Kepala Kesbangpol Pekanbaru, M Yusuf tidak menampik bahwa ormas itu terdaftar di Kesbangpol Pekanbaru. Namun, program kegiatannya antara lain pembelaan HAM, tentang peningkatan kapasitas dan pembinaan komunitas penderita HIV/AIDs, terkait pembinaan pelaku narkoba, dan juga ada program kegiatan untuk salon.

Dikatakan Yusuf, mengenai Ormas ini aktenya dari Kemenkumham, dan untuk rekom akvitas OPSI khususnya ada dari komisi penangulangan HIV/AIDs dan Diskes, ada juga surat dari Kelurahan Air Putih, Tampan.

"Jadi ini lebih kepada penyimpangan kegiatan, kalau bisa diibaratkan, tempat pijat misalnya dijadikan tempat prostitusi", katanya.

Untuk itu, dari hasil pertemuan bersama komunitas intelijen daerah  (Kominda) ini nantinya akan ada suatu rekomendasi untuk langkah selanjutnya. (has)

 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved