Sabtu, 25 Januari 2020
Disparpora Gelar Meranti Night Carnival Meriahkan Festival Perang Air | Harga Sejumlah Bahan Pokok di Pekanbaru Stabil Jeang Imlek | RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru Jadi Rujukan Bagi Pasien Terserang Virus Corona | Jelang Imlek, Buah Impor Ilegal di Dari Luar Negeri Diduga Marak Masuk ke Daerah Riau | Antisipasi Virus Corona, Penumpang Pesawat Luar Negeri di Bandara SSK II Jalani Thermal scanner | Anggota DPRD Minta Pemko Urus Sertifikat Lahan KIT Sebelum Diserahkan ke PT SPP
 
Daerah
Terkait Penggunaan Gas Subsidi, Oknum AS Diminta Buat Surat Pernyataan

Daerah - - Rabu, 28/02/2018 - 12:30:00 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS) Pekanbaru yang menggunakan gas subsidi 3 kg dipanggil Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru.

 "Kita sudah melakukan pemanggilan beberapa ASN yang mirip dengan foto yang sempat viral. Dari beberapa ASN yang kita panggil itu, benar ada salah satu ASN yang mengaku dia ikut membeli," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, Rabu (28/2).

Setelah dimintai keterangan dan mengaku, dan bersangkutan berstatus ASN dan benar membeli gas bersubsidi, Disperindag langsung memberikan sanksi teguran tertulis. Serta membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi kembali perbuatan tersebut.

"Kita tegaskan, bahwa gas bersubsidi itukan untuk masyarakat miskin dan usaha mikro. Kalau ada ASN yang menggunakan mobil membeli gas melon tentu ini sudah melanggar aturan.

Dalam surat edaran yang dibuat Wali kota itu tidak disebutkan sanksi, karena hanya berupa himbauan. Makanya kita memberikan saksi teguran agar yang bersangkutan tidak lagi mengulanginya," pungkas  Ingot. [jan]


 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved