Sabtu, 20 Oktober 2018
Optimalkan Pelayanan, Disdukcapil Bengkalis Tambah 15 Unit Mesin Cetak e-KTP | TNI AL Tangkap Kapal Pengangkut Handphone Rp35 Miliar | Rata-rata Pemilik LCGC Belum Paham Spek Mobilnya | Sebanyak 1.000 Kantong Darah Disumbang PT Chevron Sepanjang 2018 | Duel Maut di Tapung Berakhir Tragis, Korban Tewas dengan Tusukan Pisau | Ini Kata Bupati Sukiman Usai Diperiksa Bawaslu Riau
 
Metropolis
Sebut yang Prioritas Drainase,
Usulan Anggaran MY Pemko 2018 Rp533 Dikritik Anggota Banggar dari PKS

Metropolis - - Jumat, 24/11/2017 - 09:21:23 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pemko Pekanbaru melalui TAPD dan Banggar DPRD intensif membahas dana multi years (MY) untuk penyelesaian pembangunan kantor Walikota di Tenayan Raya dan beberapa proyek lain.

Dalam rapat pembahasan bersama TAPD dan Banggar DPRD Pekanbaru, ada usulan dana sebesar Rp533 untuk MY.

Rapat Banggar dilakukan sebelum pengesahan APBD 2018 Kamis 23 November 2017, diikuti langsung Ketua DPRD Pekanbaru, Sahril dihadiri Asisten II Pemko Pekanbaru, Dedi Gusriadi.

Dana ini selain untuk gedung perkantoran Tenayan Raya, penyelesaian jalan lingkar outer ring road, akses jalan ke kawasan KIT, penyelesaian RSUD dan pengelolaan sampah.
Anggaran MY ini justru dikritik anggota Banggar Dian Sukheri. Politisi PKS ini mengatakan, alokasi anggaran MY dinilai tidak pro rakyat, karena tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Dalam rapat itu , Dian menyampaikan anggarannya besar, namun pokok pikiran (pokir) tidak terakomodir. Padahal, hal itu sejal dengan permintaan warga.

Ia mengatakan, perlunya pembangunan jalan dan drainase. "Kalau jalan dan drainase tak dibangun, masyarakat pasti menjerit. Beda dengan Kantor Tenayan, tak dibangun pun nggak pengaruh ke warga, gak ada kan warga yang menjerit, kata Sukheri.

Namun, di sisi lain Ketua DPRD Sahril, mengatakan Anggaran multi years tidak  masalah. Menurutnya,  berapa pun jumlah yang diajukan ke DPRD, asal bisa dijalankan sesuai mekanisme dan aturan, silahkan saja.

Namun yang jadi catatan, harus ada kesepakatan bersama tentang program prioritas sehingga anggaran untuk pokok pikiran dewan tidak terus menerus dikorbankan saat terjadi rasionalisasi anggaran.

Sahrilpun mengaku optimis APBD Pekanbaru 2018 bisa di ketok palu pada pekan ini. Pasalnya, tidak ada permasalahan yang dinilai terlalu urgen karena pembahasan RAPBD sudah hampir finish. "Insyaallahketok palu pada 29 November nanti," tutup Sahril. (yas)

Jumat, 19/10/2018 - 17:18:48 WIB
Optimalkan Pelayanan, Disdukcapil Bengkalis Tambah 15 Unit Mesin Cetak e-KTP
Jumat, 19/10/2018 - 17:07:12 WIB
TNI AL Tangkap Kapal Pengangkut Handphone Rp35 Miliar
Jumat, 19/10/2018 - 16:58:43 WIB
Rata-rata Pemilik LCGC Belum Paham Spek Mobilnya
Jumat, 19/10/2018 - 16:16:05 WIB
Sebanyak 1.000 Kantong Darah Disumbang PT Chevron Sepanjang 2018
Jumat, 19/10/2018 - 16:04:29 WIB
Duel Maut di Tapung Berakhir Tragis, Korban Tewas dengan Tusukan Pisau
Jumat, 19/10/2018 - 15:47:00 WIB
Terkait Deklarasi Dukungan Calon Presiden
Ini Kata Bupati Sukiman Usai Diperiksa Bawaslu Riau
Jumat, 19/10/2018 - 15:37:54 WIB
Erdogan Kalahkan Raja Salman, Ini Daftar 50 Muslim Paling Top
Jumat, 19/10/2018 - 11:12:03 WIB
Terkait Deklerasi Dukungan Presiden,
Bupati Rohul Datangi Bawaslu Riau, Pemeriksaan Dilakukan Tertutup
Jumat, 19/10/2018 - 10:38:39 WIB
Lampu Jalan di Kota Ini Akan Diganti dengan Bulan Buatan
 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved