Sabtu, 20 Oktober 2018
Optimalkan Pelayanan, Disdukcapil Bengkalis Tambah 15 Unit Mesin Cetak e-KTP | TNI AL Tangkap Kapal Pengangkut Handphone Rp35 Miliar | Rata-rata Pemilik LCGC Belum Paham Spek Mobilnya | Sebanyak 1.000 Kantong Darah Disumbang PT Chevron Sepanjang 2018 | Duel Maut di Tapung Berakhir Tragis, Korban Tewas dengan Tusukan Pisau | Ini Kata Bupati Sukiman Usai Diperiksa Bawaslu Riau
 
Sosial Budaya
Ini 'Rahasia' Rekayasa Uang Gaib Dimas Kanjeng Versi Eks Pengikutnya

Sosial Budaya - - Minggu, 02/10/2016 - 13:35:12 WIB
Foto int
TERKAIT:
 
 

PROBOLINGGO, Suluhriau- Junaidi (50), bekas pengikut asal Desa Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, bicara banyak soal bagaimana cara Dimas Kanjeng Taat Pribadi (46) mendatangkan uang gaib. Dia menyebut uang gaib tersebut rekayasa.

Junaidi menjadi pengikut padepokan pada tahun 2011 lalu, kemudian keluar 4 tahun kemudian. Dia kenal padepokan dari Ismail Hidayah, eks pengikut asal Wringin Anom, Kecamatan Panaruksan, Situbondo, yang ditemukan menjadi mayat pada Februari 2015 lalu.

Menurut Junaidi, dia pernah mendapat cerita dari Ismail bahwa untuk mendapatkan simpati, Dimas Kanjeng mengirim uang 2 koper ke rumah Marwah Dauh Ibrahim, pengurus MUI dan ICMI yang saat ini menjadi ketua Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng.

Uang tersebut diklaim muncul secara gaib di rumah Marwah pada malam hari. Padahal, kata Junaidi, bukan datang secara ghaib melainkan ada yang mengantarkannya sembunyi-sembunyi.

"Almarhum Ismail pernah cerita dia bawa uang dua koper ke rumah Bu Marwah seakan-akan uang itu tiba-tiba muncul atau dibawa jin," terang Junaidi saat kembali melapor ke Mapolres Probolinggo melengkapi berkas laporannya, Minggu (2/10/2016).

Uang sebanyak 2 koper itu, kata Junaidi, diletakkan di teras rumah Marwah pada malam hari saat Marwah tidur. Setelah uang itu berada di rumah Marwah, Taat Pribadi menghubungi Marwah untuk mengecek uang di depan teras rumahnya.

"Taat Pribadi menelepon Bu Marwah, kalau uangnya sudah muncul secara gaib di rumahnya. Padahal Ismail lah yang meletakkan uang itu," ujar Junaidi.

Uang 2 koper itu bukan uang palsu melainkan asli. "Nominalnya miliaran rupiah," ungkap Junaidi seperti dilansir detik.com.

Marwah Daud saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya belum bisa berkomentar banyak. Ia mengaku ada acara keluarga di Bekasi. Dia membantah melalui pesan singkat (SMS). "Setahu saya tidak pernah,".

Sumber: Detik.com| Editor: Jandri

Jumat, 19/10/2018 - 17:18:48 WIB
Optimalkan Pelayanan, Disdukcapil Bengkalis Tambah 15 Unit Mesin Cetak e-KTP
Jumat, 19/10/2018 - 17:07:12 WIB
TNI AL Tangkap Kapal Pengangkut Handphone Rp35 Miliar
Jumat, 19/10/2018 - 16:58:43 WIB
Rata-rata Pemilik LCGC Belum Paham Spek Mobilnya
Jumat, 19/10/2018 - 16:16:05 WIB
Sebanyak 1.000 Kantong Darah Disumbang PT Chevron Sepanjang 2018
Jumat, 19/10/2018 - 16:04:29 WIB
Duel Maut di Tapung Berakhir Tragis, Korban Tewas dengan Tusukan Pisau
Jumat, 19/10/2018 - 15:47:00 WIB
Terkait Deklarasi Dukungan Calon Presiden
Ini Kata Bupati Sukiman Usai Diperiksa Bawaslu Riau
Jumat, 19/10/2018 - 15:37:54 WIB
Erdogan Kalahkan Raja Salman, Ini Daftar 50 Muslim Paling Top
Jumat, 19/10/2018 - 11:12:03 WIB
Terkait Deklerasi Dukungan Presiden,
Bupati Rohul Datangi Bawaslu Riau, Pemeriksaan Dilakukan Tertutup
Jumat, 19/10/2018 - 10:38:39 WIB
Lampu Jalan di Kota Ini Akan Diganti dengan Bulan Buatan
 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Pemilu 2014 | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2017 SULUH RIAU , All Rights Reserved